Lemak Buaya Bisa Jadi Solar

Lemak Buaya Bisa Jadi Solar

- detikOto
Senin, 22 Agu 2011 11:38 WIB
Lemak Buaya Bisa Jadi Solar
Detroit - Pencarian bahan bakar terbarukan akibat menipisnya cadangan minyak bumi terus dilakukan. Berbagai macam bahan untuk membuat bahan bakar pun ditemukan. Namun, bagaimana perasaan Otolovers bila tahu bahan bakar mobilnya terbuat dari lemak buaya?

Di Amerika Serikat, buaya diternakkan untuk diambil kulit dan dagingnya. Namun bagian lain tidak digunakan seperti lemak buaya.

Seperti dilansir caradvice, Senin (22/8/2011) setiap tahun ada sekitar 7 juta kilogram lemak buaya yang terbuang sia-sia dan hanya berstatus sebagai limbah. Padahal lemak buaya ini bisa diolah menjadi bahan bakar terbarukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adalah para peneliti di University of Louisiana di Amerika Serikat yang berinisiatif mengolah lemak buaya tersebut.

Para peneliti ini berusaha untuk mengkonversi lemak buaya menjadi biodiesel yang dapat digunakan oleh kendaraan dan membantu industri otomotif Amerika yang sedang dirundung masalah harga bensin dan solar yang tiap hari kian meninggi.

Hasil kerja para peneliti tersebut diterbitkan dalam Industrial Engineering Chemistry Research Journal.

Dr Rakesh Bajpai yang menjadi peneliti menjelaskan bahwa tujuh juta kilogram lemak buaya itu sebetulnya bisa diubah menjadi 4.730.000 liter biodiesel.

Tingginya biodiesel yang bisa dihasilkan dari lemak buaya itu karena sekitar 61 persen massa dari lemak buaya ternyata dapat diubah menjadi cairan yang cocok untuk membuat biodiesel.

Selain itu, biosolar dari lemak buaya pun 9 persen lebih ramah lingkungan dari solar yang terbuat dari minyak bumi. Kualitasnya juga setara dengan biodiesel dari kedelai, malah bila dibandingkan dengan kebanyakan lemak hewan lain, kualitas lemak buaya pun tergolong lebih tinggi.

Meski begitu, angka 4,7 juta liter ini memang tiada artinya bila kita melihat konsumsi minyak bumi di Amerika yang memang menggula. Untuk solar saja, Amerika tiap tahunnya membakar 170 miliar liter.

Dengan begitu, bila lemak buaya ini direalisasi secara massal menjadi biodiesel, maka solar dari lemak buaya ini akan mengisi 0,002 persen dari total kebutuhan Amerika.

Bila melihat hal tersebut, kebutuhan akan solar memang belum bisa dipenuhi oleh biofuel. Tapi jangan lupa, biodiesel juga bisa dibuat dari berbagai bahan baku seperti jagung dan kedelai.

Jadi bila setiap negara mau bersusah payah mencari bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan, sesungguhnya ada banyak hal yang bisa diolah dan paling tidak akan membuat kita tidak 100 persen lagi tergantung pada minyak bumi yang cadangannya makin menipis.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads