Hal tersebut diungkapkan oleh President of General Motors Southeast Asia Martin Apfel kepada wartawan di Jakarta, Jumat (12/8/2011).
"Saya belum melihat pasar yang besar untuk Camaro dan Corvette," ujar Apfel menanggapi pertanyaan wartawan apakah Chevrolet berniat untuk memasarkan mobil sport di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itulah, dari pada memasukkan Camaro atau Corvette, Chevrolet menurut Apfel lebih memilih menciptakan sebuah mobil yang memang sesuai dengan karakter dan keinginan pasar Indonesia.
Dan bila melihat hal itu, maka mobil bermodel Multi Purpose Vehicle (MPV) adalah jawabannya. Itulah mengapa Chevrolet menurut Apfel rela bersusah payah menciptakan 'people mover vehicle' alias PM7, sebuah MPV 7 penumpang berharga terjangkau yang saat ini sedang mereka kembangkan.
Bahkan untuk membangun mobil ini, Chevrolet rela menggelontorkan dana hingga US$ 150 juta dan membangunkan pabrik di Pondok Ungu, Bekasi yang saat ini mati suri. Di pabrik tersebut, MPV milik Chevrolet tersebut akan diproduksi sebanyak 40 ribu unit pertahun dan akan disebar, tidak hanya untuk pasar Indonesia, melainkan untuk pasar-pasar lain di Asia Tenggara.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan