Toyota Tak Ingin Uang Muka Kredit Dinaikkan

Toyota Tak Ingin Uang Muka Kredit Dinaikkan

- detikOto
Kamis, 11 Agu 2011 16:05 WIB
Toyota Tak Ingin Uang Muka Kredit Dinaikkan
Jakarta - Sebagai produsen mobil terbesar di Indonesia, Toyota mengaku merasa keberatan jika besaran uang muka kredit (Down Payment/DP) dinaikkan.

Apalagi mobil-mobil Toyota yang laris berada di kisaran harga Rp 100 - Rp 200 juta. Tentu hal itu sudah bisa ditebak segmen mana yang paling terkena dampak kenaikan DP kendaraan.

Demikian yang diungkapkan Manager Communication PT TAM Anton Jimmy disela-sela Media Test Drive Grand New Toyota Innova ke DIY Yogyakarta, Kamis (11/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita tidak setuju dengan kenaikan DP kendaraan. Saat ini dinilai sangat wajar. Jika dinaikan kasihan masyarakat yang butuh kendaraan. Segmen Toyota terbesar di kisaran harga Rp 100 juta sampai Rp 200 juta," tegas Anton.

Anton pun mengakui saat ini kendaraan roda dua ataupun roda empat tidak bisa lepas dari kehidupan masyarakat dan akan selalu dibutuhkan masyarakat. Ia pun menegaskan bagaimana pun kondisinya, masyarakat butuh kendaraan untuk mobilitas sehari-hari.

"Masyarakat akan selalu butuh kendaraan mobil jadi kalau DP dinaikan kasihan segmen tertentu. Kita (Toyota) maunya DP kendaraan tidak naik," ucapnya.
Saat ini uang muka kredit pembelian mobil Toyota berkisar mulai dari 10,15 dan 20 persen. Jadi untuk beberapa mobil Toyota tertentu, beberapa diler menetapkan DP yang harus disiapkan konsumen sebesar Rp 10-18 jutaan.
Sebelumnya Bank Indonesia mewanti-wanti adanya kemungkinan bubble dalam kredit otomotif. Untuk mencegah hal itu, salah satu caranya adalah dengan menaikkan DP kredit. Salah satu opsinya adalah dengan menetapkan DP kredit sebesar 30 persen.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads