Badan Keselamatan Lalu Lintas dan Jalan Raya Amerika atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) seperti detikOto kutip dari Autonews, Rabu (10/8/2011) mengungkapkan telah membuka penyelidikan terhadap 120.000 BMW Seri 7 karena masalah potensial tersebut.
Jadi ketika mobil dalam posisi parkir dengan perseneling di posisi P, ban mobil tiba-tiba bisa berjalan saat pengendara parkir atau sudah keluar kendaraan. Hal ini tentu berbahaya karena mobil bisa menabrak mobil atau sesuatu yang ada di depannya.
Padahal mobil tersebut sudah mengaplikasi teknologi BMW Comfort Access yang membuat mobil ini memiliki sistem elektronik dan pengapian serta shifter transmisi yang terintegrasi dengan gear selector di kemudi.
Shifter BMW Seri 7 menurut NHTSA dirancang untuk secara otomatis menggeser transmisi kendaraan ke posisi parkir di bawah berbagai kondisi, termasuk ketika pengemudi mematikan mesin.
Seorang juru bicara BMW mengatakan bahwa produsen mobil Jerman itu siap bekerja sama dengan NHTSA dan tidak memiliki laporan kecelakaan atau cedera terkait dengan masalah ini.
Penyelidikan awal ini adalah langkah pertama dalam proses yang dapat menyebabkan BMW terpaksa harus menarik kembali atau recall model tersebut jika regulator mengatakan bahwa masalah keamanan tadi perlu ditangani oleh produsen. 120 ribu mobil tersebut adalah BMW Seri 7 E65 dan E66 lansiran 2002-2007.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi