Mobil konsep yang mengambil inspirasi dari desain jet tempur ini dirancang oleh Filip Tejszerski dan bila terealisasi dianggap sebagai mobil tercepat di bumi.
Desain tubuh, mobil bernama B7 Electric Super Race Car ini terlihat mengandalkan aerodinamika tinggi yang mampu memotong angin agar bisa terlus berlari. Di dapur pacunya, ketangguhan B7 tidak membuatnya jadi musuh lingkungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapasitor super ini diperkuat mesin V8 yang konvensional yang mendapat tenaga dari bahan bakar gas LPG. Kekuatan mesin ini digunakan sebagai generator yang mengisi tenaga ke baterai, jadi mesin ini sama sekali tidak berhubungan dengan roda kendaraan.
Kemudian teknologi supercapasitor ini berpadu dengan Speed and Control Computer (SCC) yang mampu mengontrol kecepatan lari dan kekuatan mobil serta mengontrol traksi, suspensi dan mencari tambahan tenaga angin ketika pengendara ingin mempercepat atau memperlambat laju kendaraan seperti halnya pesawat.
Di bagian kabin, tidak tampak lagi nuansa kabin mobil di bagian dalam B7 tapi sudah seperti kokpit jet tempur. Pengendara dan co-driver menempati ruang di tengah. Pengemudi di depan dan co-driver di belakang, lagi-lagi seperti di jet tempur.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas