Sebab, seluruh mobil-mobil Bentley di dunia sudah didata. Dan setiap negara mendapat kuota mobil Bentley yang disalurkan melalui jaringan resmi mereka dan harus diregistrasi di negara yang mendapat kuota tersebut.
Jadi, bila ada mobil yang dibeli tidak melalui distributor resmi, maka garansi pun tidak bisa didapat. Untuk Indonesia, PT Grandauto Dinamika yang menjadi distributor resmi Bentley.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Contohnya, misalnya sebuah mobil Bentley dibeli importir umum di Jerman, maka mobil itu tidak akan mendapat garansi. Karena, mobil itu harus diregistrasi dan digunakan di Jerman. Kalau dipakai di luar Jerman, maka tidak ada garansi," tandasnya.
Lebih lanjut Agus mengungkapkan kalau garansi Bentley meliputi seluruh komponen yang melekat di mobil ketika keluar dari pabrik.
"Selain garansi 3 tahun, kita juga beri free service selama 3 tahun. Jadi pemiliknya tidak perlu repor lagi bayar ini-itu," cetusnya.
Sementara untuk para pemilik Bentley yang sudah kadung membeli mobil dari importir umum, maka Bentley siap merawat mobil tersebut. Hanya saja, si pemilik harus membayar biasa registrasi yang telah dibuat sesuai standar International yakni Rp 150 juta.
Ketika mobil Bentley terkena masalah, Agus juga menjamin ketersediaan komponen penggantinya. "Untuk mobil berusia muda, kira-kira butuh waktu 4 hari karena kita pesan dari Inggris dan harus tunggu kiriman. Kalau untuk mobil berusia tua bisa agak lama. Soalnya kadang komponennya sudah tidak ada, jadi prinsipal membuatnya dulu, karena memang komponen untuk mobil Bentley klasik itu by order," urainya lagi.
Untuk harganya, komponen Bentley menurut Agus masih tidak terlalu mahal bila dibanding mobil-mobil sekelas. Sebagai contoh, untuk kanvas rem Bentley tipe lama yang keluar akhir 90an atau awal 2000an harganya kira-kira Rp 8 jutaan. "Untuk tipe yang baru malah lebih murah, sekitar Rp 5 jutaan," imbuhnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!
Cuma Menepi Lihat Maps, Preman Tanah Abang Palak Mobil 'Pelat Luar' Rp 300 Ribu