Polling detikOto: Pembatasan Mobil Pribadi Disetujui

Polling detikOto: Pembatasan Mobil Pribadi Disetujui

- detikOto
Kamis, 07 Jul 2011 11:55 WIB
Polling detikOto: Pembatasan Mobil Pribadi Disetujui
Jakarta - Awal bulan Juli ini lalu lintas di beberapa wilayah di Jakarta tidak terlalu macet karena anak-anak sekolah masih libur. Namun hal itu tak menghalangi keinginan mayoritas pembaca detikOto yang menginginkan mobil pribadi segera dibatasi di Jakarta.

Polling ini bertajuk "Polda Metro Jaya mewacanakan pembatasan kendaraan di Jakarta untuk mengurangi kemacetan. Truk sudah dibatasi. Apakah Anda setuju mobil pribadi dibatasi di Jakarta?".

Dari hasil polling terlihat sekitar 72 persen lebih pembaca menginginkan hal itu. Sisanya menolak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Survei ini digelar mulai bulan Mei 2011 sampai Juli 2011 dengan data responden sekitar 966 orang.

Wacana pembatasan kendaraan sebenarnya sudah berhembus beberapa waktu lalu. Salah satunya dengan cara penerapan Electronic Road Pricing (ERP). Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) No 32 Tahun 2011 tentang Manajemen Rekayasa Lalu Lintas yang di antaranya ada mengatur soal ERP.

ERP akan diberlakukan di jalur 3 in 1 untuk menggantikan sistem itu. Jalur yang akan menggunakan ERP adalah Jl Hayam Wuruk, Jl MH Thamrin-Jl Jenderal Sudirman, Jl Sisingamangaraja serta di Jl Rasuna Said, Kuningan. ERP diberlakukan pada pukul 07.00-10.00 WIB dan 16.30-19.30 WIB.

Sebelum ERP terwujud, dalam jangka pendek ini, Pemprov DKI dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengusulkan untuk mengujicobakan pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil-genap.

Dua instansi ini sepakat mengujicobakan sistem ganjil-genap ini sebelum perhelatan akbar Sea Games 2011 pada bulan November mendatang.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads