Sebelumnya, ARPANSA, Agen Keamanan Nuklir Australia memeriksa 800 unit mobil asal Jepang yang berlabuh di pelabuhan Kembla. Hasilnya baik mobil bekas dan mobil baru yang berasal dari Jepang itu dinyatakan bebas nuklir.
ARPANSA memeriksa 102 mobil (53 mobil bekas dan 49 mobil baru) diantara 800 mobil yang dikirim dari pelabuhan Yokohama yang ditenggarai terkena radiasi nuklir. Pemeriksaan itu dilakukan dengan sinar Gamma.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat hal tersebut, Maritime Union of Australia (MUA) tentu senang dan menyambut baik rencana pemerintah Australia untuk terus memonitor barang-barang dari Jepang.
"Barang-barang yang tercemar radioaktif telah ditemukan dalam beberapa bulan terakhir, tiba dengan kapal dari Jepang, ke pelabuhan di Chili, Cina, Rusia dan daratan Eropa," ungkap assistant national secretary MUA, Warren Smith seperti detikOto kutip dari caradvice, Senin (27/6/2011).
"Dalam pandangan kami tidak ada tingkat aman dari paparan radioaktif dan lebih baik mencegah daripada menyesal," tandasnya.
Sebelumnya, mobil Jepang yang terkontaminasi radioaktif nuklir memang terdeteksi di Chilli, Rusia dan China. Hal tersebut adalah buah kebocoran pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukushima akibat gempa dan tsunami beberapa bulan lalu.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Viral 70 Ribu Motor Listrik buat Operasional MBG, Harganya Bikin Kaget!
Spesifikasi Motor Listrik Buat Operasional MBG, Harga Mulai Rp 49 Jutaan