Jakarta - Mobil masa depan diyakini adalah mobil yang ramah lingkungan dan hemat BBM. Bahkan negara-negara di Timur Tengah yang notabene memiliki cadangan minyak yang melimpah menginginkan mobil yang irit BBM.
"Mobil masa depan adalah mobil yang bahan bakarnya efisien. Bahkan Dubai saja sudah berpikiran ke sana. Dubai meminta kita membuat Innova hybrid," ujar Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono.
Itu lah salah satu tantangan yang dihadapi industri otomotif seperti Toyota saat ini. Negara di Timur Tengah kabarnya akan mengadopsi aturan konsumsi BBM yang lebih ketat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Saudi Arabia, misalnya, di sana ada aturan Corporate Average Fuel Efficiency standard (CAFE) yang mewajibkan produsen mobil membuat mobil yang irit BBM. Setiap tahunnya, setiap mobil harus makin efisien dengan tingkat 4 persen. Jadi pada 2025 mendatang, mobil yang dijual harus minimal memiliki konsumsi BBM 19 km per liter. Salah satu cara membuat mobil yang irit ya antara lain dengan hybrid.
(ddn/ddn)
Komentar Terbanyak
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?