BYD M6 EV terbaru dipastikan bakal mendapat pembaruan besar dengan penggunaan blade battery generasi kedua. BYD Motor Indonesia mengisyaratkan peluncuran mobil listrik keluarga tersebut di Indonesia bisa dilakukan dalam waktu dekat.
Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, bilang, BYD M6 EV teranyar akan menggunakan baterai blade generasi kedua. Saat ini, BYD masih menyempurnakan aspek software-nya.
"BYD M6 EV 2026 sudah menggunakan blade battery generasi kedua. Perangkat kerasnya sudah sepenuhnya siap. Sekarang, kami hanya perlu melakukan penyesuaian juga penyempurnaan perangkat lunak," kata Eagle dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (14/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eagle mengatakan proses penyesuaian perangkat lunak tersebut tidak akan membutuhkan waktu lama. BYD bahkan tengah mempertimbangkan waktu buat mengumumkan secara resmi kehadiran M6 EV terbaru di Indonesia.
"Saya rasa prosesnya tidak akan memakan waktu terlalu lama. Mungkin kami akan memilih waktu, misalnya bulan depan, untuk mengumumkan secara resmi informasi BYD M6 EV (terbaru)," ujarnya.
Kehadiran blade battery generasi kedua menjadi salah satu pembaruan penting pada M6 EV. Sebelumnya, M6 EV yang sudah dipasarkan di Indonesia menggunakan blade battery generasi pertama.
Dengan menggunakan blade battery generasi kedua, maka M6 EV terbaru bisa merasakan manfaat teknologi pengisian super ngebut, BYD Flash Charging. Teknologi tersebut memungkinkan proses pengisian daya berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan sistem pengisian konvensional.
Sebagai informasi, flash charging racikan BYD ini punya kemampuan ngecas super ngebut, dari 10% ke 70% hanya butuh 5 menit dan dari 10% hingga 97% hanya 9 menit. Flash charging sudah bisa diaplikasikan di dua model Danza, New D9 dan Z9GT.










































