New BMW iX3 Meluncur di Indonesia, SUV Listrik Premium Seharga Rp 2,2 Miliar

New BMW iX3 Meluncur di Indonesia, SUV Listrik Premium Seharga Rp 2,2 Miliar

Luthfi Anshori - detikOto
Rabu, 29 Jul 2026 17:20 WIB
BMW iX3 meluncur di GIIAS 2026
Foto: Lutfi Anshori/detikoto
Jakarta -

BMW Group Indonesia resmi meluncurkan generasi terbaru BMW iX3 pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE-BSD City, Tangerang, Rabu (29/7/2026). SUV listrik premium ini dibanderol kisaran Rp 2,2 miliar off the road dan jadi model pertama yang mengusung teknologi Neue Klasse di Indonesia.

President Director BMW Group Indonesia, Sunny Medalla, mengatakan peluncuran BMW iX3 menjadi tonggak penting bagi perjalanan BMW karena menandai dimulainya era baru kendaraan listrik BMW.

"Hari ini sangat penting karena ini merupakan awal generasi baru BMW," ujar Sunny di lokasi peluncuran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, teknologi Neue Klasse akan menjadi fondasi bagi lini produk BMW di masa depan. Hingga akhir 2027, BMW berencana menghadirkan lebih dari 40 model baru maupun model yang mendapat pembaruan dengan mengusung teknologi tersebut.

ADVERTISEMENT

New iX3 hadir dengan banyak peningkatan, mulai dari desain generasi terbaru, inovasi digital, dinamika berkendara, hingga sistem elektrifikasi lebih canggih.

BMW iX3 meluncur di GIIAS 2026BMW iX3 meluncur di GIIAS 2026 Foto: Lutfi Anshori/detikoto

Dari sisi performa, iX3 mampu menempuh jarak hingga 805 km dalam sekali pengisian daya. SUV listrik ini juga bisa berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam 4,9 detik, dengan kecepatan maksimum mencapai 210 km/jam.

Namun, Sunny menegaskan keunggulan utama BMW iX3 bukan hanya performa, melainkan teknologi yang dibawanya.

BMW membekali iX3 dengan sistem 'Heart of Joy' yang mengatur berbagai fungsi kendaraan, dari akselerasi, pengereman, kemudi, hingga manajemen energi secara terintegrasi. Teknologi tersebut diklaim mampu menghadirkan karakter berkendara yang lebih presisi dibanding model BMW sebelumnya.

Di sektor kabin, BMW iX3 juga jadi model pertama yang mengusung BMW Panoramic iDrive, Operating System 10, serta BMW Symbiotic Drive. Kombinasi teknologi tersebut menghadirkan pengalaman digital yang lebih intuitif sekaligus tetap mengutamakan peran pengemudi.

"Teknologi tidak pernah menggantikan pengemudi. Teknologi menjaga pengemudi tetap memegang kendali," jelas Sunny.

Dari sisi keselamatan, BMW iX3 telah meraih peringkat lima bintang Euro NCAP berdasar standar pengujian terbaru tahun 2026. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa sistem keselamatan yang dibenamkan telah memenuhi standar keamanan tertinggi.

BMW berharap kehadiran iX3 semakin memperkuat posisinya di segmen mobil listrik premium Indonesia. SUV listrik ini menggabungkan karakter khas keluarga BMW X dengan teknologi elektrifikasi terbaru, sehingga menawarkan performa, efisiensi, dan pengalaman berkendara modern tanpa kompromi.

Soal spesifikasi, model ini dibekali motor listrik dengan efisiensi lebih tinggi, baterai tegangan tinggi generasi baru dengan cylindrical cell, serta arsitektur kelistrikan 800V.

New BMW iX3 50 xDrive ditenagai dua motor listrik yang menghasilkan tenaga hingga 345 kW (469 dk) dan torsi maksimum 645 Nm, memungkinkan akselerasi 0-100 km/jam dalam 4,9 detik dan kecepatan maksimum 210 km/jam.

Sistem Electric All-Wheel Drive mobil ini mengombinasikan Electrically Excited Synchronous Motor (EESM) generasi terbaru pada gandar belakang yang menawarkan efisiensi lebih tinggi, dengan Asynchronous Motor (ASM) baru pada gandar depan memiliki desain lebih ringkas.

Baterai tegangan tinggi pada New BMW iX3 50 xDrive memiliki kapasitas energi yang dapat digunakan sebesar 108,7 kWh, memungkinkan jarak tempuh hingga 805 km berdasarkan standar WLTP.

Dengan kemampuan pengisian daya hingga 400 kW, New BMW iX3 mampu memperoleh tambahan jarak tempuh hingga 372 km hanya dalam 10 menit saat menggunakan 800V DC Fast Charging Station. Baterai tegangan tingginya juga dapat diisi dari 10% hingga 80% hanya dalam 21 menit.

Belum selesai, New BMW iX3 juga dibekali teknologi Bidirectional Charging, yang memungkinkan kendaraan tidak hanya menerima energi, tetapi juga menyalurkan kembali energi untuk berbagai kebutuhan.

Fitur Vehicle-to-Home (V2H) memungkinkan kendaraan berfungsi sebagai media penyimpanan energi yang dihasilkan sistem solar panel (photovoltaic) di rumah.

Sementara itu, melalui Vehicle-to-Grid (V2G), pelanggan dapat menghubungkan kendaraan ke jaringan listrik sehingga energi yang tersimpan di dalam baterai dapat disalurkan kembali ke grid, sekaligus membuka peluang memperoleh manfaat finansial.



(din/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads