Geely Auto di China meluncurkan mobil listrik kompak Xingyuan atau yang dikenal dengan model Geely EX2. Mobil ini memperkuat posisinya di pasar mobil listrik entry level. Harganya pun mulai dari Rp 100 jutaan.
Dikutip CNEV Post, Geely EX2 atau Xingyuan di China dijual dengan harga terbatas 61.800 yuan atau setara Rp 164 jutaan.
Mobil listrik kompak tersebut memiliki dimensi panjang 4.135 mm, lebar 1.805 mm, dan tinggi 1.570 mm, dengan jarak sumbu roda 2.650 mm. Dimensinya masih sama seperti Geely EX2 versi terdahulu.
Meski begitu, Geely Xingyuan atau EX2 terbaru ini menampilkan peningkatan dalam kontrol pengemudian, sistem penggerak inti, sistem bantuan pengemudi canggih (ADAS), pengalaman kabin cerdas, dan fitur keselamatan.
Dalam hal baterai dan jangkauan, Geely Xingyuan terbaru menghadirkan baterai dari CATL sebagai standar di semua varian. Mobil itu menawarkan tiga pilihan daya jangkau dengan, termasuk 310 km, 410 km dan 480 km (CLTC).
Geely Xingyuan alias EX2 mendapatkan upgrade pengisian cepat, mendukung tingkat pengisian maksimal 1,66C. Dengan bekal itu, Geely EX2 terbaru bisa dicas dari 30 persen sampai 80 persen hanya dalam 19 menit.
Mobil baru ini dilengkapi dengan sistem kabin pintar Flyme Auto 2.0. Sistem ini didukung oleh chip Dragon Eagle-1 kelas otomotif 7 nanometer, yang dibangun oleh SiEngine Technology yang didukung oleh Geely.
Interiornya memiliki head unit layar sentuh HD 14,6 inci dan mendukung berbagai fungsi konektivitas smartphone, termasuk Apple CarPlay. Hal ini membuat pengalaman digital di dalam mobil lebih lancar dan lebih sesuai dengan kebiasaan konsumen modern.
Kendaraan ini memperkenalkan sistem bantuan pengemudi canggih Geely Afari Smart Driving (G-ASD) H3, yang mendukung fungsi-fungsi mutakhir seperti Navigasi Otomatis di jalan raya (NOA), parkir otomatis semua skenario, dan Mode Sentry.
Geely Xingyuan versi terbaru tersedia dalam enam varian. Harga resminya mulai dari 64.800 yuan sampai 94.800 yuan (Rp 172 juta sampai Rp 251 jutaan). Namun, pembeli yang melakukan transaksi sebelum 30 Juni 2026 dapat subsidi tukar tambah sebesar 3.000 yuan (Rp 7,9 jutaan). Setelah subsidi, harga Xingyuan terbaru turun menjadi antara 61.800 yuan sampai 91.800 yuan (Rp 164 juta sampai Rp 243 juta).
Simak Video "Video Prabowo Optimis Bus-Truk Listrik Rakitan Lokal Bisa Saingi Merek-Merek Ternama Dunia"
(rgr/dry)