Wuling memberikan garansi bagi pembeli Eksion. Apa saja yang dijamin?
Program ini mencakup perlindungan garansi, kemudahan perawatan berkala, hingga dukungan bantuan darurat, sebagai bagian dari upaya Wuling dalam menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi konsumen dalam memiliki Eksion.
"Melalui layanan purna jual ini, kami ingin menghadirkan pengalaman kepemilikan kendaraan yang nyaman dan bebas khawatir bagi konsumen. Dengan kehadiran Eksion, Wuling turut memberikan perlindungan menyeluruh mulai dari garansi umum hingga lifetime warranty untuk komponen utama EV dan PHEV," ujar Maulana Hakim selaku Aftersales Director Wuling Motors.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wuling memberikan perlindungan berlapis untuk memastikan durabilitas kendaraan. Berikut rincian garansi yang didapat konsumen Eksion:
- Garansi Kendaraan Umum: 6 tahun atau 150.000 km (untuk seluruh varian).
- Garansi Mesin (Khusus PHEV): Tambahan garansi hingga 8 tahun atau 150.000 km.
- Garansi Baterai 12V: 1 tahun atau 20.000 km.
Tak hanya itu, daya tarik utama yang ditawarkan adalah Lifetime Core Component Warranty. Garansi seumur hidup ini mencakup tiga komponen krusial:
1. Power Battery (sumber energi utama).
2. Drive Motor (penggerak kendaraan).
3. Motor Controller Unit (pengatur aliran daya).
Namun perlu dicatat, garansi ini berlaku untuk pemilik pertama dengan penggunaan pribadi, jarak tempuh maksimal 30.000 km per tahun, serta wajib melakukan perawatan berkala di jaringan resmi Wuling dengan suku cadang asli.
Bagaimana masa berlaku garansi jika mobil dijual ke orang lain?
"Tahun kedua menjual ke orang lain tetap dapat general warranty sudah mengurangi (masa berlaku garansi) 8 tahun. Pembeli kedua (mendapatkan) sisa 6 tahun warranty baterainya," kata Product Communication Manager of Wuling Motors, Danang Wiratmoko.
Wuling juga menghadirkan skema periodical maintenance yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing teknologi. Pada varian EV, interval perawatan dilakukan setiap 5.000 kilometer mulai dari 5.000 kilometer dengan fokus pada komponen utama seperti reducer oil, AC filter, coolant, dan brake fluid. Estimasi total biaya perawatan hingga 5,5 tahun atau 55.000 kilometer mencapai sekitar Rp3,3 jutaan.
Sementara itu, varian PHEV menerapkan interval perawatan setiap 7.500 kilometer yang dimulai dari 5.000 kilometer, dengan cakupan komponen yang lebih luas seperti engine oil, gasket oil drain plug, oil filter, DHT oil, spark plug, brake fluid, air filter, AC filter, coolant untuk sistem hybrid dan mesin, serta carbon canister. Estimasi total biaya perawatan hingga 5,5 tahun atau 42.500 kilometer mencapai sekitar Rp14,2 jutaan.
(riar/rgr)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi