Bocor Ban, Riders Asal Australia Tambal Ban Sendiri

Bocor Ban, Riders Asal Australia Tambal Ban Sendiri

Aditya Maulana - detikOto
Senin, 04 Nov 2013 06:03 WIB
Bocor Ban, Riders Asal Australia Tambal Ban Sendiri
Sibolangit - Perjalanan dari Bumi Perkemahan Sibolangit menuju sungai Seibingei jalanan terbilang cukup ekstrem dimana kontur jalan didominasi oleh bebatuan yang tajam dan besar. Para peserta dirt bike pun sempat merasa kesulitan melintasi trek tersebut.

Salah satunya, riders asal Australia yang ditemui tim wartawan tengah menambal ban motornya sendiri di tengah hutan karena ban depan motornya bocor terkena paku atau terhantam batu-batu yang tajam.

Yang cukup menarik adalah, pria berkulit putih itu menambalnya sendiri tanpa perlu meminta pertolongan siapa pun. Ia sudah siap dengan segala peralatan yang dikemasnya dengan rapi di tas gendong kecilnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cukup terampil bule ini, terlihat dari cara ia membuka ban sendiri, membuka ban dalam sampai menambal ban dalam yang bocor tadi dengan menggunakan cairan khusus yang ia bawa dari Australia.

"Ada sedikit kendala, ban saya bocor. Tapi tidak perlu khawatir, saya membawa alatnya sendiri dan ini tidak menjadi masalah besar bagi saya," ujarnya kepada para pewarta di lokasi.

Ia juga mengatakan, terima kasih atas perhatian para pewarta karena menemani dia menambal ban motornya. "Tunggu kurang lebih 10 menit ini akan normal kembali," cetusnya.

Singkat cerita, ternyata ia berhasil menambal dan memasangkan kembali ban motor depannya. Sampai akhirnya ia pun melanjutkan perjalanannya dengan penuh semangat karena trek didepannya jauh lebih menantang.

Lain dengan para riders pribumi, bisa dikatakan persiapan mereka sampai ke hal sekecil itu tidak diperhatikan. Selama perjalanan, detikOto sering melihat para riders menambal ban yang ada di perkampungan sekitar.

Bahkan, saat menuju jalan yang sama atau searah menuju sungai Seibingei, ada sekelompok riders yang berhenti karena ada motor temannya yang bannya juga bocor. Tapi mereka kebingungan karena itu ditengah hutan dan tidak ada tukang tambal ban.

Mereka sempat bertanya kepada para pewarta, apakah para pewarta ada yang membawa kunci Inggris atau obenk-obenk lainnya untuk membuka ban motornya.

"Luar biasa persiapan si bule, sampai bisa nambal ban sendiri dan peralatan sekecil apapun dia lengkap banget," celoteh para pewarta sambil menikmati perjalanan.

(ady/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads