Salah satunya, riders asal Australia yang ditemui tim wartawan tengah menambal ban motornya sendiri di tengah hutan karena ban depan motornya bocor terkena paku atau terhantam batu-batu yang tajam.
Yang cukup menarik adalah, pria berkulit putih itu menambalnya sendiri tanpa perlu meminta pertolongan siapa pun. Ia sudah siap dengan segala peralatan yang dikemasnya dengan rapi di tas gendong kecilnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada sedikit kendala, ban saya bocor. Tapi tidak perlu khawatir, saya membawa alatnya sendiri dan ini tidak menjadi masalah besar bagi saya," ujarnya kepada para pewarta di lokasi.
Ia juga mengatakan, terima kasih atas perhatian para pewarta karena menemani dia menambal ban motornya. "Tunggu kurang lebih 10 menit ini akan normal kembali," cetusnya.
Singkat cerita, ternyata ia berhasil menambal dan memasangkan kembali ban motor depannya. Sampai akhirnya ia pun melanjutkan perjalanannya dengan penuh semangat karena trek didepannya jauh lebih menantang.
Lain dengan para riders pribumi, bisa dikatakan persiapan mereka sampai ke hal sekecil itu tidak diperhatikan. Selama perjalanan, detikOto sering melihat para riders menambal ban yang ada di perkampungan sekitar.
Bahkan, saat menuju jalan yang sama atau searah menuju sungai Seibingei, ada sekelompok riders yang berhenti karena ada motor temannya yang bannya juga bocor. Tapi mereka kebingungan karena itu ditengah hutan dan tidak ada tukang tambal ban.
Mereka sempat bertanya kepada para pewarta, apakah para pewarta ada yang membawa kunci Inggris atau obenk-obenk lainnya untuk membuka ban motornya.
"Luar biasa persiapan si bule, sampai bisa nambal ban sendiri dan peralatan sekecil apapun dia lengkap banget," celoteh para pewarta sambil menikmati perjalanan.
(ady/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Konvoi Fortuner-Alphard Masuk Area CFD, Ini Arti Pelat Nomor ZZ
Tarif Parkir Mobil di Jakarta Diusulkan Rp 60 Ribu/Jam, Pramono Bilang Begini
Iritnya Motor Matik Terbaru Honda, Jakarta-Bandung Cukup 2 Liter Bensin