Seluruh riders tiba atau finis di Lapangan Benteng, Medan tidak berbarengan bahkan sudah ada yang sampai lebih dulu yakni pukul 11.00 WIB. Para riders itu tiba silih bergantian.
Berbagai rintangan mereka lewati dari mulai jalan yang datar, rusak bebatuan, turunan dan tanjakan berpasir yang terjal hinggal sungai berbasil dilewati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski banyak hambatan seperti ban bocor, terjatuh di turunan, sungai, tapi mereka tetap menikmati trek yang menurut mereka sangat menantang.
Salah satunya Nando (32), dirt bikers asal Medan ini mengaku treknya benar-benar menantang, banyak titik-titik dimana ia mengalami kesulitan untuk mengendalikan motornya.
"Aku baru 2 kali ikut acara seperti ini, tapi yang ini benar-benar oke. Ada jalanan lumpur, sungat bebatuan dan yang paling menantang saat melewati turunan yang curam," ujar pria yang mengendarai motor Honda CRF150 kepada detikOto.
Rintangan lainnya yang dihadapi para riders yakni dihadang oleh warga sekitar yang mereka menganggap kehadiran para riders membuat ketidaknyamanan penduduk. Tapi, semua bisa diatasi dengan baik.
Setelah berdiskusi dengan warga secara musyawarah akhirnya pada riders pun kembali melakukan perjalanannya sampai kembali tiba di Lapangan Benteng, Medan.
Para riders yang sudah tiba diberikan kebebasan untuk beristirahat, bahkan ada sebagian dari mereka yang pulang ke rumahnya masing-masing.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Ngaku Mau Swasembada Energi, Indonesia Malah Impor Etanol dari AS