Tak tanggung-tanggung motor produksi tahun 1914-1973 menyesaki setiap sudut Jogja Expo Center baik outdoor ataupun indoor.
Antusiasme pengguna motor antik mengikuti event tersebut cukup besar. Bagaimana tidak pengguna motor antik dari seluruh nusantara hadir dan bergabung untuk menjalin persahabatan dengan komunitas motor klasik dari seluruh dunia. Wow!.
Djogja International Classic Bike Show 2012 sendiri menempati lokasi 5,8 hektare yang diisi dengan berbagai macam kegiatan. Mulai dari kontes modifikasi motor antik, kompetiso slalom, dan stand-stand sparepart motor antik.
Untuk kompetisi slalom test motor klasik memperebutkan piala Sri Sultan HB X yang mempertandingkan beberapa kategori 50-124 cc, 125-249 cc, 250-349 cc, 350-499 cc, 500 cc ke atas. Ada juga kelas motor sespan serta motor antik Vintage 1900-1930, Classisc 1931-1945, Post War 1946-1963, Golden Era 1954-1973, Scooter dan Japan Classis 1959 kebawah.
Djogja International Classic Bike Show 2012 ditargetkan bisa menyerap sebanyak 5.000 pengunjung selama 2 hari penyelenggaraan.
"Acara ini sangat spesial di Indonesia, acara juga akan dihibur oleh sexy dancer, berbagai band lokal dan nasional salah satunya shaggy dog. Ini acara perdana terbesar kita, dan juga untuk menghormati para pendiri club dan komunitas motor antik," kata Ketua Panitia, Β Djogja International Classic Bike Show 2012, Lulut Wahyudi, di JEC DIY Yogyakarta, Sabtu (23/6/2012).
Turut hadir pelawak yang juga hobi dengan motor besar, Indro Warkop. Pria bertubuh besar itu mengatakan acara seperti harus diselenggarakan rutin untuk menyatukan antara pengguna motor antik. Selain itu juga sebuah ajang 'Lebaran' pengguna motor antik.
"Suatu hal yang harus dihormati, yaitu ajang seperti ini. Acara-acara seperti ini adalah tujuan, sebuah tempat dimana kita bisa menuangkan prestasi. Saya salut. Saya memastikan acara ini harus dibuat terus. Acara ini sebagai lebaran anak motor. Sekali lagi saya amat bangga dengan acara ini dan international," tutup Indro.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!