Komunitas Bajaj Pulsar Rayakan Ultah di Titik Nol Kilometer

Komunitas Bajaj Pulsar Rayakan Ultah di Titik Nol Kilometer

- detikOto
Senin, 04 Jul 2011 08:17 WIB
Komunitas Bajaj Pulsar Rayakan Ultah di Titik Nol Kilometer
Banda Aceh - Berbagai macam cara dilakukan sebuah komunitas roda dua untuk merayakan hari ulang tahun komunitasnya. Seperti komunitas Pulsar Owner Indonesia (Power) yang merayakan hari ulang tahun di Titik Nol kilometer, Sabang.

Power merayakan ulang tahunnya ke-7 di pulau paling barat di Indonesia dengan diikuti oleh cukup banyak pesertanya. Setidaknya ada 14 cabang Power mulai member Power yang tergabung dari Power daerah Jabodetabek, Jawa, Lampung, Palembang dan Pontianak yang melibatkan Bajaj Pulsar 180 cc, 135 cc, 200 cc, 220cc.

Anggota yang turut meramaikan touring ini mulai dari berusia 4 tahun hingga 61 tahun. Power adalah komunitas yang terbentuk pada 4 Juli 2004 di Lampung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semangat mereka pun patut diacungi jempo soalnya turing pengguna motor asal India itu dimulai dari Monas, Jakarta pada 25 Juni 2011 menuju Sabang selama 1 minggu.

Adapun jalur yang mereka tempuh adalah lintas Barat Sumatera yakni Lampung-Palembang-Jambi-Pekanbaru-Medan-Lhokseumawe-Banda dan berakhir di Pulau Sabang.

Perjalanan yang memakan waktu 1 minggu itu ternyata banyak halangan, namun dengan penuh semangat kebersamaan, aral rintangan tersebut seperti tidak mereka rasakan. Mulai dari kekurangan pasokan bahan bakar di lintas Lampung menuju Sumatera Selatan, keletihan, hingga kecelakaan.

Salah satu pengguna Pulsar asal Pontianak, Bang Jack (61) harus mengalami patah tulang bahu. Akibatnya harus mendapat perawatan intensif.

"Banyak halangan dalam perjalanan, seperti ada masalah pasokan BBM antara Lampung dan SumSel. Di sana harus ngantre bensin selama 3 jam. Salah satu member kita juga mendapatkan kecelakaan karena harus menghindari pengendara motor yang mengendarai motor sambil memainkan telepon genggam," kata Wakil Ketua Power, Fikri firmansyah di Sabang, Minggu (3/7/2011).

Hebatnya pengguna motor asal Pontianak tersebut ingin tetap
melanjutkan perjalanan hingga mencapai titik nol.

"Saya ingin tetap melanjutan perjalanan hingga sampai titik nol," tutur Bang Jack.

Agar semakin hikmat Power berencana mengadakan tumpengan, bakti sosial membersihkan lokasi titik nol. "Wah titik nol Sabang itu magnet bagi siapapun. Kalau sudah sampai situ puas dan dapat sertifikat," kata Wakil Ketua Power, Fikri.

Hingga sampai di Sabang, turing komunitas Power tersebut berhasil menempuh perjalanan sejauh 3.500 kilometer.

Rencananya touring ini akan berakhir di Monas, Jakarta dengan memecahkan rekor MURI dengan kategori touring jarak terjauh mengitari pulau Sumatera dengan satu merek motor.

Untuk mendapatkan rekor tersebut komunitas Power bakal melintasi jalur Banda Aceh-Calang-Brastagi-Medan-Tarutung (Danau Toba)-Sedempuan-Bukit Tinggi Padang-Painan-Muko-Muko-Bengkulu-Curug-Lubuk Linggau-Palembang dan masuk ke lintas Timur melalui Baturaja-lampung- Pelabuhan Merak-Monas, Jakarta.

Di samping itu, turing yang dilakukan Power sekaligus menguji ketahanan motor asal India itu. "Ini sekaligus uji ketahanan," sahut Fikri. Fikri pun mengatakan perjalanan dari Jakarta ke Sabang, motor-motor asal India tersebut tidak mengalami kendala berarti seperti mogok dan kerusakan lainnya. "Beruntung tidak ada kerusakan dan mogok," ujarnya.

Sementara Asissten I Pemerintahan Daerah Sabang, Azuwardi mendukung kegiatan para pengguna Bajaj Pulsar itu. Azuwardi mengatakan akan selalu menyupport segala bentuk kegiatan bikers demi mensosialisasikan daerah wisata Sabang.

"KIta dukung segala bentuk yang nilainya positif. Dengan kehadiran mereka setidaknya bisa mensosialisasiakn daerah wisata Sabang. Sabang banyak memiliki daerah wisata. Jadi masyarakat Indonesia tahunya tidak hanya Bali dan Jakarta saja," tutup Azuwardi.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads