Bamsoet: Penerapan Protokol Kesehatan Syarat Wajib Kegiatan Otomotif

Dea Duta Aulia - detikOto
Minggu, 09 Jan 2022 21:28 WIB
Bamsoet: Penerapan Protokol Kesehatan Syarat Wajib Kegiatan Otomotif
Foto: Dok. MPR RI
Jakarta -

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengatakan penanganan pandemi COVID-19 di Tanah Air berangsur pulih. Menurutnya, hal ini jadi momentum yang tepat bagi IMI dan komunitas penggiat otomotif kembali menggeliatkan berbagai agenda otomotif agar dapat memberikan kontribusi besar terhadap pemulihan ekonomi.

"Salah satu faktor penting keberhasilan penanggulangan pandemi adalah kesadaran kolektif masyarakat. Baik melalui partisipasi pada program vaksinasi massal, maupun kedisiplinan untuk mematuhi protokol kesehatan," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Minggu (9/1/2022).

"Oleh karena itu, pada setiap event otomotif yang diselenggarakan, protokol kesehatan harus senantiasa diberlakukan dengan penuh komitmen," imbuhnya usai menerima Mercedes Benz W205 Club Indonesia dan Komunitas Jeep Robicon (JK) Merah Putih Community, di Jakarta.

Meskipun begitu, ia juga meminta agar setiap acara-acara otomotif yang dilakukan tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Hal itu untuk mencegah ancaman ledakan kasus akibat varian baru yakni Omicron.

"Sebuah lembaga penelitian kesehatan global, Institute for Health Metrics and Evaluation, bahkan memprediksi pada bulan April 2022 mendatang, kasus harian Omicron di Indonesia akan dapat meningkat tajam hingga 380.000 per April 2022. Karenanya, penerapan protokol kesehatan harus menjadi syarat wajib dalam setiap kegiatan otomotif guna mencegah penyebaran COVID-19," tambah Bamsoet.

Lebih lanjut, dia menuturkan saat ini tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan olahraga otomotif di Tanah Air juga akan semakin kompleks. Untuk itu, kata dia, IMI sebagai organisasi yang menjadi fasilitator dan regulator kegiatan otomotif Indonesia akan terus beradaptasi dan berinovasi agar mampu menjawab tantangan serta dinamika zaman.

Ia menjelaskan pihaknya juga akan terus melakukan perluasan kepengurusan hingga tingkat kabupaten/kota. Langkah ini bertujuan untuk mengembangkan dan menggali potensi di dunia otomotif Indonesia

"Dalam kerangka penguatan kapasitas kelembagaan, IMI berencana akan memperluas kepengurusan hingga tingkat kabupaten/kota. Ini adalah sebuah tantangan dan sekaligus peluang. Khususnya, untuk membangun prestasi olahraga otomotif di tanah air, dan menjadikan IMI sebagai salah satu elemen penting dalam pembangunan nasional," tutup Bamsoet.

(akd/ega)