BIA kali ini diikuti sebanyak 15 kendaraan yang terdiri dari 5 Peugeot 505, 3 Peugeot 405, 1 Peugeot 206, 2 Peugeot 306, 1 Peugeot 607, 1 Peugeot 307 SW dan 2 kendaraan non Peugeot.
Tepat pukul 01.00 WIB, semua peserta telah siap memacu kendaraannya dengan tujuanΒ CiputihΒ Beach Resort βΒ Ujung Kulon dengan jarak sekitar 240 Km. Rute keberangkatan via Toll Jagorawi β Exit Tomang β Toll Jakarta Merak β Rest Area Karang Tengah β Exit Serang Timur β Pandeglang β Labuan β Tanjung Lesung β Ciputih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Canda dan gurau khas BPF via HT selalu membuat setiap perjalanan turing bersama keluarga membuat kesan tersendiri. Kecepatan rata-rata yang terpantau selama di perjalanan menuju Rest Area Karang Tengah adalah 60 kpj-120 kpj.
Sekitar pukulΒ 05.30 WIB, kami menuju check point kedua yaitu di masjid Agung Pandeglang untuk melaksanakan sholat shubuh bersama.
Lokasi melewati jalur dengan medan yang sangat menantang dan membuat nuansa turing begitu terasa.
Sekitar pukul 09.00 WIB semua rombongan telah sampai di lokasi dengan selamat. Setelah beristirahat sejenak, dilakukan kegiatan Bakti Sosial kepada masyarakat sekitar Ciputih. Dilanjutkan dengan acara bebas. Tampak semua peserta menikmati suasana di pantai Ciputih ini.
Dengan gaya khas keluarga BPF, semua menikmati kebersamaan dan persaudaraan yang telah terjalin.
Duduk Sama Rendah, Berdiri Sama Tinggi. Semuanya didasarkan pada rasa toleransi yang kuat, kesetaraaan dan manfaat. Minggu, 31 Mei 2015 jam 10.30 WIB saatnya check out dan sesuai musyawarah beberapa agenda sudah dibuat untuk perjalanan pulang. Rute via Selatan (Sumur β Rangkasbitung β Jasinga). Saatnya memacu kembali kendaraan untuk pulang ke Bogor.
Saat rombongan konvoy di daerahΒ Ujung Kulon kita berfoto bersama di depan ikon ujung kulon yaitu patung badak. Selesai berfoto fotoΒ peserta konvoy kembali melanjutkan perjalanan. Komunikasi via HT tetap aktif dilakukan untuk menjaga keselamatan peserta dan pengguna jalan lain.
Sweeper dengan setia menyisir dan mendorong beberapa kendaraan peserta yang terpisah akibat padatnya lalin untuk masuk ke dalam rombongan konvoy.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...