"Satu hal yang menarik, ini pertama kali dalam sejarah mobil Ferrari berpelat B masuk ke kedutaan Indonesia di Singapura. Dan banyak staf ingin berfoto dengan Ferrari," ujar Andri.
Menurutnya hal ini sangat bagus, karena dalam konteks diplomasi antar negara, kini tidak hanya dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri tapi seluruh lini.
“Bisa melalui kesenian atau FOCI (komunitas). Karena saya yakin sekali, saat kita keluar (di luar negeri) diplomasi tidak hanya negara ke negara, yang terpenting adalah orang ke orang, seperti yang dilakukan FOCI sekarang," katanya.
Dirinya juga menambahkan, dengan langkah FOCI. Indonesia bisa menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia bisa berkendara dengan baik dan benar.
"Selain itu ajang ini juga menjadi satu kebanggaan. Yaitu bisa menunjukkan bahwa orang Indonesia banyak yang memiliki Ferrari dan bisa berkendara dengan baik dan benar di negeri orang," tambahnya.
(M Luthfi Andika/Dadan Kuswaraharja)










































