Acara yang dibalut dengan kesederhanaan itu dipusatkan di kantor kelurahan Rengas, Bintaro pada Sabtu (20/8). Bulan suci ramadan memang merupakan momen yang tepat untuk saling berbagi kepada sesama.
Hari jadi TYCI sendiri tepatnya pada 19 Agustus 2011 lalu, dan kini TYCI genap berusia 5 tahun. Ketua Umum TYCI Dwi Setiawahyudi mengatakan, di usia 5 tahun mempertahankan eksistensi sebuah klub otomotif memang tidak mudah. Dengan jumlah anggota yang terus meningkat setiap tahunnya, dinamika dan tantangan yang dihadapi tentu berubah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Acara buka puasa bersama ini dihadiri sekitar 50 orang anak-anak yatim maupun yatim piatu yang diasuh Yayasan Nur Hafidz, Kelurahan Rengas, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
Manusia boleh berencana, namun Tuhan yang menentukan. Untuk mencapai salah satu wilayah administrasi Tangerang Selatan yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta ini ternyata tidaklah mulus. Arus lalu lintas yang padat luar biasa di beberapa titik jalan di Jakarta Selatan cukup menghambat para anggota untuk mencapai titik kumpul di Masjid Pondok Indah, maupun untuk mencapai lokasi acara buka puasa itu sendiri. Beruntung, rombongan TYCI dapat tiba di lokasi beberapa saat menjelang waktu berbuka puasa. Alhasil, rangkaian acara yang sedianya dimulai pukul 5 sore, terpaksa dipadatkan.
Namun demikian, hal itu tidak mengurangi keceriaan adik-adik yatim asuhan Ustadz Hudin Safrudin ini. Usai sambutan singkat, buka puasa dan sholat Maghrib bersama, acara diisi dengan ramah tamah dan makan malam dengan jajaran kantor kelurahan Rengas, para pembina Yayasan Nur Hafidz dan tentunya adik-adik yatim/yatim piatu. Suasana ruang pelayanan publik kantor kelurahan Rengas yang βdisulapβ menjadi ruang pertemuan itu pun bertambah marak ketika adik-adik dari Yayasan Nur Hafidz unjuk kebolehan menyajikan performa marawis yang rancak dan apik.
Di penghujung acara, Ustadz Hudin memberikan sedikit wejangan dan memimpin doa untuk memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa di milad TYCI kelima. Acara pun ditutup dengan pemberian sumbangan berupa sembako, bingkisan dan uang tunai langsung kepada adik-adik dari Yayasan Nur Hafidz.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih