Kalau menginjak gas seperti bensin tekor, malah jadi berat atau RPM-nya lama naiknya.
Begitu juga dengan pembakarannya, keluar asap hitam dari knalpot, baunya menyengat dan perih sekali di mata. Saya masih bingung yang lemah itu servonya atau injektornya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andrie
Email:
andrizhankoenk.purwanto@gmail.com
Jawaban:
Salam buat bung Andrie, wah sepertinya mobilnya perlu pengecekan lebih lanjut, namun dari gejala yang ada bisa dipastikan bahwa ada yang tidak beres dengan pembakaran.
Pertama-tama coba dilihat apakah lampu 'engine check' nyala atau tidak.
Bila nyala berarti perlu discan dianalisa dengan melihat kedipan yang ada dengan menjumper socket yang memang disediakan khusus. Hal ini hanya bisa dilakukan oleh bengkel yang sudah berpengalaman.
Bila lampu engine tidak nyala coba lakukan yang berikut:
1. Nozzle injector, mungkin mampet atau ada kebocoran di seal nozzle
2. Sensor-sensor injection ada yang tidak berfungsi dengan baik atau ada koneksi soket-soket yang tidak baik
3. Bisa juga saluran masuk di daerah manifold yang kotor karena kotoran ini membuat sensor injection tidak berfungsi dengan benar
4. Ruang bakar sudah banyak kerak, coba buka businya dan dengan bantuan senter dilihat apakah permukaan piston benar sudah banyak keraknya. Bila banyak kerak ada baiknya lakukan carbon clean atau skir klep sekalian agar duduknya klep menjadi lebih baik. Bila mau lebih mantap, lakukan pekerjaan optimalisasi di daerah ruang bakar yang mana sudah meliputi pekerjaan skir klep
Moga-moga Genionya segera sembuh.
Anda punya pertanyaan soal mesin mobil Anda? Kirim saja pertanyaannya ke sini!
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!