Terima kasih
Aye Albani
Email :
aye_26@ymail.com
Jawaban
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
masih baru 2008 (artinya masih setelan pabrikan).
Penyebab timbulnya masalah ini adalah rasio kompresi yang cukup tinggi untuk kendaraan Vario ini.
Rata-rata kendaraan roda dua yang umum mempunyai rasio kompresi antara 9 : 1 sampai 10 : 1, namun rasio kompresi vario lebih dari itu yaituΒ 10,7 : 1, akibatnya jika kita gunakan BBM (bensin) dengan nilai oktan yang rendah bensin akan lebih terbakar duluan daripada percikan busi.
Akibatnya kadang-kadang terjadi ngelitik dan tidak ada tenaga, kadang mesin jadi mati.
Sehingga sebenarnya yang paling cocok adalah menggunakan BBM dengan nilai
oktan lebih dari 90 (Pertamax ke atas).
Nah, kenapa kejadian ini tidak terjadi pada semua Vario ? Jawabannya adalah setelan klep/katup bahan bakarnya tepat sehingga menggunakan BBM Premium-pun tidak timbul masalah. Jadi untuk lebih baiknya mintalah ke bengkel untuk setel klep untuk medapatkan derajat pengapian (iginition timing) ke posisi lebih lambat, jika tetap ingin pakai premium.
Saya lampirkan tabel rasio kompresi dan bahan bakar yang cocok.
| Jenis Bensin | Angka Oktan | Rasio Kompresi |
| Premium | 88 | 7:1 - 9:1 |
| Pertamax | 92 | 9:1 - 10:1 |
| Pertamax Plus | 95 | 10:1 - 11:1 |












































Komentar Terbanyak
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu