ADVERTISEMENT

Kenapa Motor Gesits Harganya Lebih Mahal dari Vario Cs?

Tim detikcom - detikOto
Jumat, 08 Apr 2022 03:29 WIB
Gesits
Gesits Foto: PT Wika Industri Manufaktur
Jakarta -

Harga motor listrik Gesits kini mepet-mepet dengan motor bensin seperti Honda Vario 160 atau Yamaha Aerox. Irsal S Matondang, Direktur Keuangan PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA) selaku manufaktur dan prinsipal motor listrik Gesits, menjelaskan alasan di balik mahalnya harga Gesits dari sepeda motor internal combustion engine.

Menurut Irsal, salah satu komponen yang membuat banderol Gesits lebih mahal ialah karena baterai. Setiap pembelian motor Gesits mendapat bundling satu unit baterai.

"Karena setiap pembelian sepeda motor listrik Gesits, akan dibekali langsung dengan 1 unit baterai yang merupakan bahan bakarnya motor listrik. Berbeda dengan motor konvensional yang dijualnya tanpa bahan bakar," kata Irsal kepada detikcom, Kamis (7/4/2022).

Di sisi lain, motor listrik yang 85 persen sudah menggunakan komponen dalam negeri ini masih menggunakan baterai dari luar negeri. Sebagian besar harga motor listrik juga ditentukan dari baterai.

Saat ini setiap pembelian Gesits dilengkapi dengan satu baterai pack 72 volt. Tersedia juga opsi satu slot tambahan tempat baterai, tapi konsumen perlu membeli baterai lagi dengan banderol Rp 8,5 juta. Jika menggunakan dua baterai, Gesits diklaim bisa menempuh jarak 100 kilometer. Menurut Irsal, dengan membeli motor listrik itu ibarat investasi.

"Jika diibaratkan, membeli sepeda motor listrik itu seperti investasi, karena ke depannya pengguna motor listrik tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk membeli BBM, hanya dicharge saja baterainya, dan itu pun biayanya kurang lebih Rp 2.500/50 km, jauh lebih murah dibandingkan dengan BBM," jelas Irsal.

Di sisi lain, Irsal juga menjelaskan keunggulan baterai Gesits ialah teknologinya, dirancang untuk memberi keamanan konsumen.

Soal daya tahan baterai, baterai Gesits bergaransi dengan jangka waktu yang relatif panjang, yakni mencapai tiga tahun. Selain itu, Irsal menjelaskan baterai Gesits memiliki fitur keamanan yang lebih unggul dari kompetitor. Salah satunya, yakni BMS (Battery Management System).

"Gesits juga sudah didukung dengan spesifikasi yang unggul, jadi kalau dibandingkan, Gesits dengan motor listrik merek lain di kelasnya, harganya cukup kompetitif," kata dia.

Irsal mengatakan jika baterai sudah bisa diproduksi dalam negeri. Harga motor Gesits berpotensi untuk mengalami penurunan.

"Harapannya, semoga bisa segera terwujud untuk Indonesia memiliki pabrik baterai, sehingga nanti ke depannya harga baterai motor listrik bisa lebih terjangkau, dan tentunya harga sepeda motornya pun akan mengikuti," jelas Irsal.

Kendati demikian, memang harga motor listrik Gesits saat ini lebih mahal dari motor-motor seperti Honda Vario 125, bahkan untuk kelas Vario 160 dan Yamaha Aerox.

Sebagai pembanding, Gesits saat ini dijual Rp 28,7 juta (OTR DKI Jakarta), sedangkan Honda Vario 125 dijual mulai Rp 21,6 hingga Rp 22,7 jutaan, Honda Vario 160 CBS dijual mulai Rp 25,9 jutaan. Sementara Yamaha Aerox 155 VVA saat ini dijual Rp 24,7 jutaan, tipe tertinggi Aerox 155 VVA S-Version dibanderol Rp 28,5 jutaan.

Seberapa hemat pakai motor listrik Gesits?

Dalam brosur informasi yang disajikan Gesits Bali Pratama, salah satu distributor Gesits. Motor listrik ini memposisikan diri melawan motor berkapasitas 125 cc.

Dituliskan saat Gesits dan motor 125 cc sama-sama sudah menyentuh odometer 15.600 kilometer. Namun biaya tahunan yang dikeluarkan Gesits lebih murah, yakni Rp 653.862/tahun. Sedangkan motor 125 cc Rp 2.507.143/tahun.

Angka tersebut diambil setelah sama-sama menempuh jarak 15.600 km dengan konsumsi energi Gesits 36 km/kWh, dan harga konsumsi energinya Rp 1.487/kWh. Sementara motor 125 cc juga menempuh jarak yang sama, konsumsi BBM-nya 47,6 km/liter, dan harga BBM-nya Rp 7.650/liter.

Simak Video 'Ini Wujud Gesits Made In Cileungsi yang Diekspor Sampai Afrika':

[Gambas:Video 20detik]



(riar/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT