Minggu, 01 Des 2019 09:31 WIB

Boyong Hyundai Ioniq ke RI, Ini Tujuan Grab

Ridwan Arifin - detikOto
Hyundai Ioniq Foto: Pool (Motor1) Hyundai Ioniq Foto: Pool (Motor1)
Jakarta - Perusahaan aplikasi layanan on demand Grab dipastikan bakal memboyong Hyundai Ioniq ke Indonesia. Presiden of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan langkah ini untuk menstimulasi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Ia mengungkapkan pentingnya penggunaan kendaraan listrik sebagai sarana transportasi saat ini.


"Kita lihat ada beberapa hal. Pertama adalah environment friendly, zero emission. Lalu penggunaan dan pemeliharannya juga lebih efisien. Pengisian listriknya lebih murah," ungkap Ridzki di Istora Senayan, Jakarta.

"Secara long term ini adalah hal yang sangat penting untuk kita majukan. Cuman kalau kita tidak mulai dari sekarang, tidak mulai-mulai. Ekosistem harus terjadi mulai sekarang," jelas Ridzki.


Saat disinggung lebih jauh terkait pemanfaatan mobil listrik besutan Hyundai tersebut. Ridzki masih enggan bicara lebih lanjut.

Namun pihaknya sudah memiliki rencana terkait penggunaan kendaraan ramah lingkungan sebagai salah satu armada, tidak untuk menjualnya.

"Kita sudah rencanakan untuk meluncurkan ini, kemarin juga rombongan pemerintah sudah melihat kendaraan kita. Peluncurannya tunggu tanggal mainnya," ungkap Ridzki.

Kerja sama Grab dan Hyundai dalam program mobil listrik sudah dimulai pada 2018 lalu, di mana Hyundai Motor Company dan Kia Motors Corporation menambah investasi sebesar US$ 250 juta ke Grab dan membentuk kemitraan untuk memulai program terkait kendaraan listrik (Electric Vehicle) di Asia Tenggara.

Simak Video "Grab Masih Pertimbangkan Mitranya Gunakan Kendaraan Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com