Minggu, 28 Jul 2019 10:47 WIB

Ikuti Wuling dan DFSK, Mobil China BYD Incar Bangun Pabrik di RI

Ridwan Arifin - detikOto
Mobil listrik China, BYD jadi armada taksi Blue Bird. Foto: Agung Pambudhy Mobil listrik China, BYD jadi armada taksi Blue Bird. Foto: Agung Pambudhy
Tangerang - Setelah Wuling dan DongFeng Sokonindo, pabrikan asal China lain BYD juga dikabarkan akan melakukan investasi di Tanah Air. Hal itu dikemukakan oleh Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi di arena GIIAS, ICE BSS, Tangerang, Sabtu (28/7/2019).

"Saya belum tahu BYD seperti apa, tapi mereka mengincar Indonesia sebagai basis produksi," ungkap Nangoi.


Lebih lanjut ia mengatakan Indonesia menjadi salah satu wilayah yang paling strategis mengingat lokasinya yang berdekatan dengan Australia.

"Mobil dari China sangat berpotensi karena mereka melihat opportunity dari Indonesia. Apalagi Indonesia negara yang sangat dekat dengan Australia di mana marketnya 1,2 juta tanpa ada pabrik mobil di Indonesia jadi seharusnya ekspor dari Indonesia sangat menguntungkan, kita lihat saja nanti ya," ungkapnya.

Taksi listrik BYDTaksi listrik BYD Foto: Agung Pambudhy


Terkait model apa yang bakal diproduksi, Nangoi mengatakan belum mengetahui secara pasti. Namun seperti yang diketahui, salah satu model yang menjadi andalan seperti yang digunakan oleh taksi listrik Blue Bird.


"Harusnya begitu (mobil listrik), mereka sangat kuat di mobil listrik," singkat Nangoi.

Menurut Nangoi, hal ini berkaitan dengan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai program percepatan pengembangan kendaraan listrik. Pemerintah juga menyiapkan fasilitas insentif fiskal dan infrastruktur agar para pelaku industri otomotif tertartik untuk investasi.

Simak Video "Honda Monkey, Si Mungil yang Dibanderol Rp 65 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed