Minggu, 28 Jul 2019 08:40 WIB

Toyota Punya Strategi Sendiri Hadapi Mobil-mobil Berharga Miring

Ridwan Arifin - detikOto
Ilustrasi Toyota. Foto: Rifkianto Nugroho Ilustrasi Toyota. Foto: Rifkianto Nugroho
Tangerang - Banyak pilihan mobil baru yang ditawarkan dengan harga terjangkau, sebut saja Wuling dan DFSK, atau yang terbaru dari Renault. Kehadiran pabrikan anyar tersebut membuat konsumen di Indonesia bisa mendapatkan ragam pilihan.

Wuling dan DFSK misalnya menghadirkan produk SUV dengan fitur yang lebih royal namun harga yang kompetitif dari pabrikan Jepang. Bagaimana tanggapan Toyota selaku pabrikan yang telah lama hadir dan hampir menguasai pasar di sektor kendaraan penumpang?


"Satu, kompetisi memang semakin berat. Toyota harus memikirkan bagaimana strategi line up dan non strategi produk untuk tetap menguasai pasar karena target kita nomor satu dengan market share 30 persen ke atas," ujar Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor Anton Jimmi di GIIAS, ICE BSD, Tangerang, Jumat (27/7/2019).

Di sisi lain, Anton menyebut dengan lahirnya produk baru dari berbagai merk, dirasa akan mendongkrak angka industri otomotif yang sempat lesu di semester awal 2019.


"Tiap tahun pasti ada tantangan, tidak masalah namanya pasar tapi karena Indonesia adalah negara yang sangat menarik bagi semua maker, jadi kita mengantisipasi pasti akan semakin banyak brand merk dan model yang akan masuk ke Indonesia, tapi tiap merk punya strategi masing-masing," kata Anton.

"Mudah-mudahan dengan adanya peluncuran produk baru dari Toyota atau kompetitor bisa menggairahkan pasar," ujar Anton.

Simak Video "Honda Monkey, Si Mungil yang Dibanderol Rp 65 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed