Dijelaskan Chief Operation Officer MRI Davy J Tuilan, ada alasan tertentu, mengapa harga Triber belum diumumkan di Indonesia. "Memang belum ada harga. Jadi belum ada putusan, karena kami masih terus negosiasi dengan prinsipal. Itu masalahnya," terang Davy, di ICE, BSD, Tangerang, Minggu (21/7/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagaimana tanggapan Davy? "Reka-reka anak operation saja (bilang harga Triber Rp 170 jutaan). Kalau mereka nggak ngasih perkiraan, kustomer juga nggak akan SPK. Kami dari MRI sudah bilang ke Kepala Cabang, kami belum ada harga. Jadi perkiraan mereka sendiri lah," jawab Davy.
"Kalau dari saya, sampai sekarang belum mengeluarkan harga. Tapi kemungkinan ada (di range harga segitu), kan saya pernah bilang juga bakal nyenggol harga LCGC," kata Davy.
Davy sendiri tidak membantah jika nantinya harga Renault Triber akan ada pada kisaran angka di bawah Rp 200 juta. "Tapi kalau saya bilang di bawah harga Rp 200 juta jatuhnya nanti Rp 190 juta pasti. Kalau pakai harga segitu ya kurang greget dong, makanya saya belum keluarkan statement," pungkas Davy.
Untuk informasi, Renault Triber sudah bisa dipesan dengan uang tanda jadi Rp 3 juta sampai Rp 5 juta. Jika harganya sudah pasti dan konsumen membeli unitnya, Davy mengatakan proses distribusi Triber manual mulai dilakukan bulan Desember. Sementara untuk varian matik akan dikirim tahun depan pada bulan April.
(lua/dry)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor, Bunyi Gledak-gledak