Rabu, 31 Okt 2018 21:05 WIB

Kata Menperin Soal Motor Listrik, Baterai Bisa Ditukar-tukar

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Menperin Airlangga Hartarto saat membuka IMOS 2018 (Foto: Agung Pambudhy) Menperin Airlangga Hartarto saat membuka IMOS 2018 (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - Indonesia sedang menuju peralihan ke penggunaan kendaraan ramah lingkungan. Tak cuma mobil, sepeda motor pun akan beralih ke motor listrik.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, salah satu komitmen Indonesia adalah mengurangi emisi gas buang. Bagi Kementerian Perindustrian, salah satu yang penting adalah sepeda motor listrik yang sekarang tengah dipelajari.

"Sepeti di industri otomotif (mobil) kami dorong low carbon emission vehicle (LCEV) dengan roadmap 2025 tatgetnya 20 persen. Tentu ini kita lihat bagaimana sinkronisasi dengan motor berbasis elektrik dan bisnis model atau ekosistem seperti apa," kata Airlangga dalam sambutannya di Opening Ceremony Indonesia Motorcycle Show 2018 di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (31/10/2018).





Airlangga melihat ekosistem penggunaan sepeda motor listrik di luar negeri sebagai perbandingan. Misalnya di Taiwan, motor listrik di sana bisa tukar-tukar baterai. Maksudnya, baterai yang kosong bisa ditukar dengan baterai yang terisi penuh, seperti menukar gas untuk kompor. Tentunya hal ini bisa membuat pengisian ulang baterai motor listrik menjadi lebih maksimal.



"Itu kita lihat bisnis model di Indonesia seperti apa. Tentunya Kementerian Perindustrian juga melakukan studi terkait dengan consumer convenience, bisnis model dan demo project. Kita lihat bagaimana kesiapan kendaraan berbasis elektrik," ucapnya. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com