Senin, 13 Agu 2018 14:49 WIB

GIIAS 2018: Toyota Beri Garansi Tambahan untuk Baterai Mobil Listrik

Akfa Nasrulhak - detikOto
Mobil Prius Plug in hybrid Foto: Ruly Kurniawan Mobil Prius Plug in hybrid Foto: Ruly Kurniawan
Tangerang - Kendaraan ramah lingkungan yang tengah direncanakan pemerintah seperti mobil listrik, hybrid dan lainnya diyakini akan menjadi solusi untuk permasalahan lingkungan akibat kendaraan. Namun, rencana kehadiran mobil listrik tersebut masih menjadi perbincangan, salah satunya memikirkan masalah baterai yang rumit.

Salah satu pabrikan otomotif yang telah menjalankan kendaraan listrik di Negara Jepang, Eropa dan Amerika, PT Toyota Astra Motor (TAM) juga telah melakukan riset mengenai permasalahan apa saja yang dihadapi masyarakat Indonesia soal kendaraan listrik.

Selain masalah harga, masyarakat Indonesia menurut hasil riset Toyota masih bingung saat sudah memakai kendaraan listrik tersebut.



"Jadi memang kita sudah pernah melakukan riset ke costumer, pertama pasti masalah harga. Jadi isu pertama itu terhadap harganya dulu. Terus kedua masyarakat itu masih punya kekhawatiran mengenai maintenance, jadi bagaimana cara kerja baterainya, maintenance-nya apakah susah, apakah harus perlu ke bengkel khusus, apakah perlu teknisi khusus, nah ini kan kita masih terus lakukan edukasi," ujar General Manager Toyota Astra Motor, Lina Agustina saat ditemui wartawan di arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, pekan lalu.



Dari berbagai kekhawatiran-kekhawatiran masyarakat terhadap mobil listrik, TAM mencoba menawarkan dengan memberikan garansi terhadap baterai untuk mobil listrik tersebut.

"Karena kan masyarakat Indonesia itu masih sangat memikirkan beli mobil itu nanti maintenance-nya bagaimana, resale value-nya bagaimana, kalau nanti mogok bagaimana, makanya kan pertanyaan-pertanyaan itu masih banyak sekali. Makanya memang di kita sendiri sudah memikirkan bahwa kalau memang costumer punya kekhawatiran seperti itu, kita itu nanti ke depan akan segera me-launching bahwa baterai itu kita akan tambah extended warranty. Jadi konsumen nggak usah khawatir, baterainya itu sudah extended warranty. Jadi selama pemakaiannya itu ya setiap kali ada kerusakan baterai ya tinggal ganti, tidak perlu ada pengeluaran biaya lagi, jadi kekhawatiran itu berusaha kita jawab sebetulnya," paparnya.



Meski Toyota sudah merencanakan pemberian garansi terhadap baterai mobil listrik memang baterai masih dalam kajian Toyota beserta beberapa pihak seperti universitas maupun pemerintah yang masih melakukan studi mengenai dampak baterai pada kendaraan listrik di jalanan Indonesia. Karena dengan jalanan ketika macet, pengaruh terhadap baterai tentu akan berbeda ketika saat dalam kondisi jalan lancar dan mulus. (ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed