Kamis, 02 Agu 2018 15:46 WIB

Jokowi di GIIAS 2018: Indonesia Butuh B20

M Luthfi Andika - detikOto
Jokowi saat berkeliling di arena GIIAS 2018 Foto: Ari Saputra Jokowi saat berkeliling di arena GIIAS 2018 Foto: Ari Saputra
Tangerang - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahan bakar terbarukan seperti Biodiesel B20 menjadi faktor penting untuk bisa mengembangkan peran Indonesia dalam berbagai sektor.

Bahkan Jokowi menilai negara Indonesia memang sangat membutuhkan implementasi Biodiesel.



"Ada satu inovasi yang kita sebagai negara saat ini sangat butuh yaitu implementasi Biodiesel B20. Sampai ke segala sektor termasuk kendaraan di luar konsumen (kendaraan komersial-Red). Saya minta untuk mendukung penuh, supaya substitusi biodiesel lokal berjalan semaksimal mungkin," ujar Joko Widodo, di arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (2/8/2018).

Jokowi menggambarkan akan banyak keuntungan saat Biodiesel B20 benar-benar diterapkan.



"Dengan asumsi harga minyak mentah USD 70 per barel dengan asumsi penyerapan biodiesel akan mengangkat harga 100 dolar per ton. Ini menghemat devisa USD 5,9 miliar. Sehingga kita akan konsentrasi ke situ dan proses ini akan kita ikuti terus," ujar Jokowi.

"Lebih sepertiga dari defisit neraca transaksi kita yang ada sudah terselesaikan. Brasil sudah bisa implementasi 100 persen Bio Ethanol dengan gula tebu. Masak kita yang punya produksi sawit jutaan ton, tidak bisa menyelesaikan ini," tambah Jokowi. (ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed