Itulah tema besar Honda saat berpatisipasi di edisi ke-45 Tokyo Motor Show 2017 yang berlangsung sejak 27 Oktober lalu sampai 5 November mendatang di Big Sight, Tokyo, Jepang.
"Dengan memperluas lini mobil hybrid, plug-in hybrid, dan EV (Electric Vehicle), penjualan mobil hybrid Honda telah mencapai 2 juta unit. Dan kami terus melakukan penyempurnaan produk untuk menguasai 2/3 pasar mobil hybrid di dunia pada tahun 2030," tutur presiden dan CEO Honda Motor Co., Takahiro Hachigo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sesi wawancara khusus bersama jurnalis dari Indonesia, Vietnam, dan Pakistan hari Kamis (27/10) lalu, Hachigo menerangkan kembali keunggulan kendaraan hybrid, yaitu konsumen bisa menikmati efisiensi BBM yang lebih baik dengan infrastruktur yang sudah ada.
Bedanya dengan EV, teknologi ini masih terus disempurnakan untuk mencapai hasil yang ideal. Salah satu komponen utama yang masih menjadi tantangan pada produsen mobil listrik adalah baterai, terkait infrastrukturnya, waktu pengecasan, dan juga jarak tempuh maksimal dalam satu kali pengecasan.
"Kami sangat tertantang dengan pengembangan teknologinya, baik EV dan apalagi fuel cell. Target kami ke depan adalah 65% sales kami sudah EV, plus 15% kami zero-carbon dari emisi mobil," imbuh Hachigo.
Pada Tokyo Motor Show tahun ini Honda memamerkan tiga mobil listrik rancangannya, yaitu Sports EV, Urban EV, dan NeuV. Selain itu mereka juga merilis generasi kelima dari CR-V yang berteknologi hybrid, serta sedan Clarity PHEV yang merupakan generasi baru model plug-in hybrid.
Foto: Andi Sururi |












































Foto: Andi Sururi
Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer