Hal ini langsung dibantah keras oleh CEO BMW Harald Kruger. "Mobil kami bersih tidak ada perangkat penipu di semua mobil BMW Group, baik itu BMW, MINI, Rolls-Royce," ujarnya saat ditanya seorang wartawan Jerman di panggung Frankfurt Motor Show, di booth BMW, Selasa (12/9/2017) waktu setempat.
Adalah sebuah majalah Jerman yang mempublikasikan laporan dieselgate yang dilakukan produsen Bavarian itu. Gara-gara laporan ini yang dirilis tahun lalu, saham BMW sempat turun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal tudingan kartel yang diarahkan ke para produsen mobil Jerman, Kruger juga mengelaknya. "Saya menekankan kartel tidak ada," ujarnya.
Seperti dikutip dari dw, isu kartel ini berembus dari laporan investigatif mingguan Der Spiegel. Lima perusahaan besar, yakni BMW, Volkswagen, Porsche, Daimler dan Audi tercatat bekerjasama mendikte harga, pemasok komponen, teknik dan bahkan sistem filter mesin diesel sejak awal dekade 1990-an. Hal inilah yang disebut sebagai sumber dieselgate. (ddn/rgr)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM