"Kita lihat nggak ya (mengikuti Honda). Karena kita lihat beberapa merek menurunkan spek agar bisa meningkatkan volume. Kita berusaha bertahan di segmen kita sendiri," kata Presiden Direktur PT Eurokars Motor Indonesia, Roy Arman Arfandy di Bali.
"Karena di segmen middle low ini makin lama makin padat, makin crowded nanti akan jadi banting-bantingan. Kita khawatir nanti marketnya makin saturated, jenuh makin susah jualannya," lanjut Roy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semester dua penjualannya diharapkan bisa meningkat hingga dua kali lipat jika dibandingkan semester pertama. Mazda sendiri menargetkan bisa menjual hingga 6.000 unit hingga akhir tahun 2017.
"Harusnya sih (bisa meningkatkan penjualan) apalagi kan kita punya CX-5 ini. Kita cukup pede," tutur Roy. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik
Pernyataan Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi