Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), I Gusti Putu Surayawirawan mengatakan, industri komponen lokal akan tumbuh dan berkembang, jika pasar tumbuh.
"Sekarang yang dilakukan pemerintah adalah bagaimana menumbuhkan itu semua. Jadi kita tidak bisa mematok target, komponen harus ada
sekian, kalau market enggak tumbuh, enggak ada gunanya juga," ujarnya kepada wartawan, di sela-sela pameran INAPA di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (29/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
mengembangkan komponen lokal di Indonesia.
"Harus negeri kita yang harus diberikan kesempatan terlebih dahulu. Tapi dengan catatan pengadaannya jangan mendadak, harus ada perencanaan. Jangan misalnya tiga bulan mau dipakai baru ditender sekarang, akhirnya yang masuk produk impor," katanya.
Lebih lanjut Putu menjelaskan, yang harus dipersiapkan demi perkembangan industri komponen lokal adalah, kebutuhan pada pengerjaan
yang sudah terencana satu atau dua tahun ke depan.
"Kebutuhan satu-dua tahun ke depan ini apa, dengan adanya kebutuhan itu, industri komponen yang ada, baik itu support yang ke otomotif,
mereka dengan mudah bisa switch ke sana, karena umumnya barang yang dibutuhkan itu itu juga, pengerjaan logam. Apa sih pengerjaan logam?
paling stampling, metal cutting, peleburan, pasti gitu-gitu kerjaannya," tuturnya
Jadi menurutnya, semua hal termasuk perkembangan industri komponen lokal harus mempunyai perencanaan yang matang. "Tapi kalau misalnya
tiga bulan baru butuh, tiga bulan tender, yang tender yang punya stok, kami hanya ikut mengawasi, karena yang belanja bukan kami," pungkas
Putu. (khi/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Viral 70 Ribu Motor Listrik buat Operasional MBG, Harganya Bikin Kaget!