Seperti yang disampaikan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, saat pembukaan Indonesia Motorcycle Indonesia (IMOS) 2016, di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (2/11/2016).
"Perkembangan industri sepeda motor rata-rata produksi di atas 7 juta, walaupun periode ini terjadi penurunan tapi industri ini, ketiga setelah China dan India, kita sudah jadi world class," ujar Airlangga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada kesempatan ini juga, saya ingin agar SDM Indonesia terus dilatih dan industri otomotif jadi thinking factory bagi SDM Indonesia, karena sudah advance industri. Membuka peluang selain magang, mereka juga bisa lihat industri manufaktur terutama di industri otomotif ini," tambahnya.
Sepeda motor di Indonesia memiliki peran penting. Karena sepeda motor mampu membangun industri kecil, hingga ke pedesaan.
"Kalau kita industri sepeda motor sudah menyerap pekerja sangat besar mencapai 2,5 juta. Tidak ada satu desa yang tidak ada bengkelnya, jadi sampai desa itu sepeda motor memiliki akar yang kuat. Sehingga ini diharapkan bisa menjadi basis untuk ketrampilan masyarakat," ujar Airlangga.
Sehingga dirinya mengharapkan agar pelaku industri sepeda motor bisa memberikan pelatihan, agar industri kecil di pedesaan bisa benar-benar berkembang.
"Jadi kegiatan workshop dari masing-masing industri sangat diharapkan. Dan kementerian akan terus mendorong, kami harapkan ada partisipasi dari industri motor, sehingga bisa membantu pemerintah agar mendorong masyarakat lebih terampil," katanya.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu
Modal Peluit, Jukir Liar di Minimarket Bisa Dapet Rp 9 Juta/Bulan