Senior Marketing Manager PT Mazda Motor Indonesia, Astrid Ariani Wijaya mengatakan, pihaknya ingin fokus pada satu pameran yaitu GIIAS. Alasannya, MMI memiliki prinsip untuk efisiensi.
"Prinsipnya kami lebih ke faktor efisiensi dan tidak ada kendareaan yang perlu di-highlight," kata Astrid di sela acara media test drive di Bandung, Jumat (18/3/2016) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dipikir-pikir lagi, masak iya jualan di satu event aja, kan enggak. Apalagi kita bisa bilang demand di dealership cukup tinggi. Lagi pula motorshow bukan hanya untuk jualan, bagi Mazda buat brand awarness, mengomunikasikan filosofi brand dan teknologi. Bukan serta untuk mendapatkan konsumen," sebut Astrid.
Meski begitu, Astrid mengatakan, jika diler ingin berjualan di IIMS, pihak MMI sebagai agen pemegang merek tidak melarangnya. Namun sekali lagi dia memastikan bahwa dari MMI sebagai APM tidak bisa mengikuti IIMS 2016.
"Tahun lalu dari salah satu dealer kami ikutan silakan aja. Tapi dari segi APM kami saat ini belum bisa ikutan," ujar Astrid.
Untuk saat ini, tercatat 18 merek mobil dan 8 merek motor mengikuti IIMS 2016. Penyelenggara menargetkan lebih dari 30 merek akan mengikuti pameran otomotif tahunan tersebut. Tahun ini menggunakan IIMS menggunakan hall baru di JI Expo yakni B3 dan C3 yang didesain sedemikian rupa untuk memudahkan lalu lintas pengunjung.
Hall yang tahun lalu menjadi ajang konser Ariana Grande itu akan ditempati Chevrolet, Daihatsu, Datsun, Honda, Hyundai, Mitsubishi, Nissan, Toyota dan beberapa lainnya. Di Hall B dan C, kelompok mobil premium dimeriahkan Audi, BMW, Garansindo (Chrysler, Dodge, Jeep, dan Fiat), Mercedes-Benz, MINI, dan Volkswagen. Tata Motor juga gabung di area outdoor. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Pemilik Kendaraan yang Belum Bayar Pajak Didatangi Petugas Samsat