Kamis, 27 Agu 2015 16:45 WIB

Serba-serbi GIIAS 2015

Tanpa Mereka Ini, Mobil Andalan di GIIAS Bisa Hilang Pesona

Arif Arianto - detikOto
Tangerang -

Mobil-mobil dari pabrikan - terutama kelas mewah - tampil begitu sempurna penuh pesona. Namun, tahukah Anda tampilan mereka tak akan tetap sekinclong seperti sediakala jika tanpa tak ada pasukan detailing. Siapa mereka?

"Kami ini dari salon mobil Auto Garage. Di GIIAS ini kami dikontrak oleh BMW dan MINI selama pameran berlangsung," kata Advent, Supervisor Auto Garage saat ditemui di booth BMW, arena GIIAS, ICE-Serpong, Tangerang.

Selama pameran berlangsung tenaga pembersih mobil itu, merawat 35 mobil BMW dan MINI. Mereka dibagi dalam dua shift yakni dari jam 9.00 - 15.00 WIB untuk shift pertama. Adapun untuk shift kedua, jam 15.00 - 21.00 WIB.

"Tapi jika mereka longshift, yakni dari jam 9.00 - 21.00 WIB, dihitung lembur," kata Advent.

Artinya, upah pun bertambah. Memang, tenaga pembersih yang berjumlah 16 orang kerap kewalahan. Maklum, bagian-bagian tertentu dari mobil kerap kusam karena pengunjung pameran yang memegang-megang bagian-bagian itu.

"Mobil, harus tampil kinclong, sehingga pesonanya tetap terjaga," ujar Ade, salah seorang pembersih.

Tugas mereka selain membersihkan dan memoles eksterior, juga harus memastikan bagian kabin tetap bersih dan ban tersemir mengkilap. Tugas yang sepertinya sepele namun cukup membutuhkan ketelatenan dan kesabaran.

Apalagi setelah pengunjung sepi, dan meninggalkan arena pameran, mereka juga harus memastikan mobil yang dijaganya dalam kondisi prima dan kemilaunya terjaga.

Begitu pun pagi-pagi sebelum pameran dibuka, memeriksa dan mengelap kembali mobil wajib mereka lakukan.

Standar operasional tugas itu tak hanya berlaku di tempat Advent dan Ade saja. Di booth-booth lain pun sama. Menariknya, tak ada rasa kesal di raut wajah mereka. Bahkan saat pengunjung berebut mendekat mobil yang dijaganya, mereka semakin senang.

"Sebab, itu berarti pengunjung tak risih dengan mobil yang dirawatnya," kata salah seorang petugas pembersih di booth Honda.

Sebaliknya, mereka justru sedih jika pengunjung ogah mendekat mobil karena merasa risih dengan tampilan kendaraan itu yang kusam. "Sebab, itu ukuran kalau kerja kami tak memuaskan," ujarnya.

Jika pengunjung ceria dan suka berfoto ria dengan mobil, artinya pesona mobil tetap terjaga, dan kerja mereka tak sia-sia. Disitulah kepuasan dan semangat kerja mereka kembali terpompa. Lantas berapa sih honor yang mereka terima?

"Ada deh...lumayan kok," ujar salah seorang pembersih mobil di booth Toyota yang diamini Ade dan beberapa lainnya.



(arf/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com