"Mungkin saja, tapi kapan masuknya ya nanti. Kalau Rush mungkin, selama ini mesinnya avanza kan dipakai rush. Jadi mungkin saja," ujar GM Technical Service Division PT TAM, Dadi Hendriadi, di GIIAS 2015.
"Kalau Agya, apakah Agya sudah butuh? Itu tergantung demand-nya dari konsumen. Tapi harganya jadi berapa? Karena Agya kita memasukkan dengan harga yang terjangkau," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini harus dipelajari dulu, apakah ini diminta atau tidak. Tapi dengan mesin yang sekarang saja, akselerasinya sudah luar biasa. Kalau kita tingkatkan lagi powernya, apakah kita sudah butuh hal itu? Tapi itu mungkin saja, meski harus menimbang berapa harganya nanti," katanya.
"Dan memindahkan mesin ke Rush, juga harus dilihat dari berbagai sisi. Karena beratnya beda begitu juga dengan yang lainnya juga berbeda. Mesin Dual VVT-i ditempelkan ke Avanza kan lebih ringan. Jadi banyak yang harus dipikirkan," tambahnya.
Lalu mungkinkah mesin Dual VVT-i akan menempel dalam kurun waktu 2-3 tahun kedepan? "Ya blm tahu, belum bisa comment," katanya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk