Nissan menjuluki kaca spionnya itu dengan 'Smart rearview mirror' atau spion pintar.
Sistem kerja kaca spion ini agak berbeda dari kaca spion tengah lainnya. Oleh Nissan, kaca spionnya tersambung dengan kamera belakang, sehingga visibilitas pengendara lebih leluasa dan tidak terganggu dengan sandaran kursi belakang atau pintu belakang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kaca spion tengah tersambung dengan kamera 1,3 megapixel yang diletakkan di pintu belakang. Kamera tersebut memberikan gambaran jelas ketika kondisi hujan dan salju bahkan ketika digunakan saat fajar, senja dan saat berkendara di malam hari.
Spion biasa
Spion dengan kamera
Spion biasa
Spion dengan kamera
Spion biasa
Spion kamera
Apalagi dengan kamera tadi, maka pandangan ke belakang bisa lebih lebar dengan opsi Wide View Monitor. Pandangan pengendara akan mencakup 180 derajat.
Yang unik lagi, si pengendara bisa memilih, mau menggunakan spion normal atau spion dengan layar dari kamera belakang tadi.
Jika tidak ada halangan, Nissan akan menguji coba kaca spion cerdas ini di balapan uji ketahanan mobil 24 jam di Le Mans tahun ini menggunakan ZEOD RC hybrid sebelum kaca spion cerdas ini tersemat pada mobil-mobil Nissan.
"Kaca spion cerdas akan memberikan pelanggan kami penglihatan yang terbaik meski si penumpang belakang memiliki tubuh yang tinggi atau seperti apa pun kondisi jalan," kata Chief Planning Officer and Executive Vice President of Nissan, Andy Palmer.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Tanggapan TransJakarta soal Emak-emak Ngamuk Nggak Dikasih Duduk
Biaya Perpanjang SIM Mati tanpa Bikin Baru