Fiat-Chrysler yang memegang merek Jeep melalui sang CEO, Sergio Marchionne mengatakan kalau generasi mendatang dari Jeep Wrangler harus lebih ringan dan memiliki lebih banyak pilihan mesin untuk mencapai efisiensi bahan bakar yang diinginkan.
"Kami tahu kami harus memperbaharui arsitektur. Kami perlu mengurangi beratnya," kata Marchionne di Auto News, Kamis (16/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masalah yang kita miliki dengan Wrangler adalah pada kapasitas (produksi)," katanya seraya mengatakan kalau penjualan Wrangler di AS saja tahun lalu naik 10 persen menjadi 155.502 unit.
Untuk itu, kapasitas produksi untuk Wrangler juga akan ditambah. Namun dia menegaskan kalau Wrangler akan tetap menjadi mobil 'made in USA', artinya mobil ini tetap akan diproduksi di Ohio.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor, Bunyi Gledak-gledak
Bikin SIM Digital Nggak sampai 5 Menit, Tanpa Biaya