Pemilik Range Rover yang terbiasa menggunakan jasa sopir ini menjadi alasan PT Grandauto Dinamika mengadakan program tersebut.
"Program ini sebelumnya hanya pada Jaguar tapi konsumen Range Rover ini juga biasanya pakai sopir. Nah sopir mereka itu kita didik. Kita enggak mau konsumen merasa mobil cepat rusak. Padahal karena driver-nya yang tidak bisa mengoperasikan mobil Range Rover dengan benar," kata Marketing Communication Manager PT Grandauto Dinamika, Tryfena Sri Rahajoe, di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fena mengatakan, dengan adanya program ini setidakya para sopir konsumen tahu cara mengendarai mobil mewah Range Rover sehingga tidak ada kesalahan di kemudian hari.
"Biaya ditanggung kita (PT Grandauto Dinamika)," tutupnya.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!