Roy Suryo selama ini memang dikenal sebagai pecinta otomotif yang mengoleksi mobil-mobil klasik. Ketika menyempatkan diri mengunjungi arena Indonesia International Motor Show (IIMS), stand Chevrolet adalah yang pertama dikunjunginya dan Spin adalah produk yang paling banyak menarik perhatiannya.
Ditemani Direktur Marketing PT GM Indonesia, Yuniardi H. Hartono, Roy lalu dijelaskan mengenai konsep mobil ini. "Mobil ini desainnya banyak terinspirasi dari orang Indonesia, selera orang Indonesia banyak dimasukkan meski ini merupakan produk global," jelas Yuniardi.
"Desainnya bagus ya. Depannya gagah," komentar Roy.
Roy bahkan terhitung teliti memperhatikan mobil ini. Dari ujung depan hingga ke ujung buritan tidak lepas dari pengamatannya.
Dia juga membuka kap mesin untuk melihat jantung mobil ini lalu menyempatkan masuk ke kabin mobil tersebut dan duduk di kursi pengemudi. Tidak sampai disitu, Roy bahkan sampai mencoba duduk di bangku deretan tiga mobil tersebut.
"Biasanya row 3 di mobil seperti ini sempit. Ini lumayan lega," kata Roy yang bernama lengkap Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wah sudah buatan Indonesia ya. Bagus, jangan hanya bangun pabrik di Thailand saja, bangun juga di Indonesia," cetusnya.
Dan karena saat ini menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, naluri Roy bekerja ketika dia melihat pojok stand Chevrolet yang banyak diisi oleh citra tim sepakbola Manchester United.
Yuniardi dan Direktur Public Relations PT GM Indonesia Maria Sidabutar lalu menjelaskan kalau Chevrolet memang bekerja sama dengan klub Van Persie tersebut. Tapi lepas dari itu, GM menurut keduanya memiliki program untuk membagikan bola sepak ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.
"Kita bagikan sampai ke Papua pak. Bola ini bola khusus karena dirancang agar tidak bisa kempes. Kalau diinjak, dia akan kembali ke bentuk semula. Ini salah satu program kami agar anak-anak makin cinta sepakbola," cerita Maria.
"Bagus itu. Coba kordinasi juga dong ke kantor kita. Kebudayaan olahraga memang harus kita tingkatkan bersama," ujarnya.
(syu/ddn)













































Komentar Terbanyak
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB