Senin, 15 Jun 2020 18:03 WIB

Karyawan Dealer Dipecat karena Pasang Jebakan dan Ancam Tembak Penjarah

Ridwan Arifin - detikOto
Pria yang dipecat gegara video aksi jebakan snipernya viral di media sosial Pria yang dipecat karena aksi jebakan sniper di media sosialnya Foto: The Drive
Phoenix -

Kematian George Floyd memicu kemarahan massa dan demo antirasisme berlangsung di banyak wilayah Amerika Serikat. Di tengah ramai demo yang masih berlangsung, dari Phoenix, Arizona tersebar video jebakan untuk penjarah yang disertai ancaman penembakan.

Mulanya video snapchat yang dibagikan oleh seorang pengguna bernama Jessica Neely di Twitter itu memperlihatkan seorang pria kulit putih dengan sengaja meninggalkan barang-barang di mobilnya dalam upaya untuk menggoda penjarah masuk dan mencurinya. Yang dia jadikan jebakan adalah sepasang sepatu Adidas Yeezy 350.

"Aku [akan] mengaturnya di sini agar seorang penjarah melihatnya," ujar pria tersebut

Dia kemudian mengarahkan kamera ke jendela kamarnya di lantai pertama rumahnya, yang terletak beberapa puluh meter di belakang mobil.

"Tapi sedikit yang mereka tahu, itu jendelaku di kamarku," yang kemudian dia gambarkan sebagai "menara penembak jitu."

Usai meletakkan perangkap dia menunggu di kamarnya dengan senapan serbu.

Klip video kemudian berlanjut ke suasana dalam kamar. Di depan jendela yang menghadap ke jalanan, pria tersebut menunggu sembari memegang apa yang tampak sebagai senapan serbu. Pria tersebut diketahui bernama Raymond Trzaskos.

Video tersebut kemudian menjadi perbincangan. Warganet ramai-ramai memberi rating buruk dealer AutoNation Subaru, Scottsdale, Arizona. Sebab tepat di sebelah senapan, Trzaskos mengenakan kemeja polo berlambang dealer tersebut. Dia diyakini bekerja di tempat itu.

Dalam waktu singkat dealer itu dapat rating jelek di dunia maya. Salah satu satu reviewer dan pelanggan Subaru AutoNation menyatakan bahwa "karena salesman rasis Raymond Trzaskos, saya tidak akan kembali lagi ke sini dan membawa uang saya ke tempat lain."

Dalam sebuah wawancara dengan Wakil Presiden Eksekutif AutoNation Marc Cannon, Automotive News mengkonfirmasi bahwa Trzaskos telah dipecat.

"Kami menangani masalah ini dengan serius, dan kami tidak memaafkan atau mentolerir kekerasan atau rasisme dalam bentuk apa pun di AutoNation," kata dealer di Twitter.

Atas kejadian ini Trzaskos meminta maaf, dengan menyatakan bahwa ia tidak pernah bermaksud melukai aksi antirasisme dan ia menyatakan video yang dibuatnya itu adalah lelucon.



Simak Video "Aksi Black Lives Matter Terus Bergaung di Amerika Serikat"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com