Pria kelahiran Bandung, Jawa Barat berusia 53 tahun ini mengaku, Australia dan Selandia Baru memberikan sensasi tantangan yang tak terlupakan. Perjalana ini telah memberikan nilai baru bagi pria yang masih ditemani 'Silver Line', sepeda motor BMW R 1150 GS itu.
"Nilai tantangan serta pengalaman di Australia tidak saya temukan di negara-negara lain yang telah saya singgahi sejak Ride for Peace pertama dan kedua ini. Banua ini memiliki tantangan alam dan budaya tersendiri," ungkapnya dalam siaran pers, Selasa (28/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melanjutkan perjalanan dari benua Amerika, Jeffrey menjelajah Australia pada Maret 2015. Baru akhir pekan lalu, dia tiba di Timor Leste.
"Saya sempat mengunjungi Selandia Baru dan menjelajah North Island sampai Auckland. Tidak lama, karena Selandia Baru tidak luas," katanya.
Tidak kurang dari 11.500 km yang banyak di antara lintasan itu berpemukaan tanah, dilalui dengan penuh risiko. Salah satu jalur menantang yang dilalui Jeffrey adalah Great Central Road, sebuah ruas terkenal menantang di Australia di mana jalan masih berpemukaan tanah sepanjang hampir 1.200 km. Untuk melahap lintasan sepanjang itu Jeffrey mengaku menghabiskan waktu tiga hari.
Jeffrey menambahkan, rintangan terbesar dalam penjelajahan di alam Australia adalah lintasan ekstrim, hewan liar, dan cuaca yang tidak terduga. Di beberapa titik lintasan tanah yang dilalui bahkan bisa menenggelamkan roda-roda sepeda motor. Sementara hewan liar juga bisa menyeruduk sewaktu-waktu. Bahkan Jeffrey sempat mengalami terpaan hujan butiran es yang sangat menyakitkan ketika menghantam tubuhnya.
Jeffrey telah menorehkan prestasi membanggakan sebagai putra Indonesia di mata internasional. Kini dialah manusia penunggang sepeda motor terjauh di dunia yang telah tercatat di daftar Circumnavigation di Wikipedia.org, sebuah catatan tentang orang-orang yang pernah berkeliling dunia sejak Ekspedisi Magellan melintasi samudera Atlantik, Pasifik, dan Hindia (1519-1522).
Sejak akhir RFP pertama pada awal 2006 hingga kelajutan RFP kedua mulai 2010 sampai Juli 2015, penulis buku Wind Rider ini tercatat telah mengunjungi 97 negara, termasuk Australia yang diselesaikan pada Juli 2015 dengan jarak tempuh total tidak kurang dari 420.000 km.
Catatan Jeffrey tersebut sekaligus mematahkan prestasi popular yang ditorehkan pengendara asal Inggris Ted Simon yang hanya mencapai 126.000 km (1973-1977) dengan Triumph Tiger 500cc, dan Helge Pedersen asal Norwegia dengan BMW R 80 GS (400.000 km, 1982-1992).
(rgr/ddn)











































Komentar Terbanyak
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Disarankan Dihapus