Penganut Gaya Elegan

Penganut Gaya Elegan

- detikOto
Senin, 10 Jan 2011 07:17 WIB
Penganut Gaya Elegan
Jakarta - Merombak mobil tunggangan sehari-hari memang harus mengikuti kata hati. Salah langkah, hasil modifikasi jadi amburadul alias tak menarik. Dan itu tidak terjadi pada Ramses Tobing (18), mahasiswa salah satu universitas swasta di Jakarta.

Awalnya Ramses agak bingung mau menganut gaya apa. Khas Jepang, JDM (Japanese Domestic Market) atau lebih ke elegan yang tampil serba klimis. Dan tidak ingin disebut labil, lantas Ramses pilih elegant.

"Pada awalnya saya ingin menjadikan mobil Honda Vit 2003 saya menjadi mobil JDM (Japanese Domestic Market), tapi sekarang saya ingin menjadikan mobil saya lebih mengarah ke mobil elegant," kata anak sulung dari 3 bersaudara ini kepada detikOto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proyek pun digarap. Dengan dukungan penuh dari orang tua, mobil pun yang tadinya STD bawaan pabrik, coba diubah satu per satu. Terutaman mengadopsi bodi kit asli Honda yang warnanya diserasikan dengan warna bawaan pabrik, pink. Sebagai pengental JDM, Ramses menggunakan pelek HRE 17 inci dengan balutan Accelera. Bagian luar tak banyak perubahan. Ramses hanya mempercantik sesuai tema modifikasi.

"Saya mendapatkan dukungan penuh dari orang tua saya, terutama almarhum papa saya. Bahkan sebelumnya papa saya malah yang memodifikasikannya. Saya menggunakan body kit Mugen, pelek HRE 17 inci dan menggunakan ban Accelera. Untuk lampu depan saya menggunakan HID tipe R, lampu belakang LED SDPO," pungkasnya.

Beres luar, longok bagian kabin. Nah, asyiknya nuansa hitam dan merah perpadu sangat apik di dalamnya. Terlihat serasi dengan layar LCD 8 inci dan seperangkat sound sistem sauron AVT dengan speaker 10 inci merek Pioneer.

"Saya juga mengganti seluruh jok dengan menggunakan kulit. Pada head unit saya menggunakan LCD 8 inci. Dan terakhir saya menambahkan sound sistem souron AVT, speaker 10 inci pioneer depan belakang dengan subwoofer dan Venom. Power yang digunakan 1.500 watt dan power Take line 800 watt," tambahnya.

Dengan segala perubahan yang terjadi, Ramses cukup puas dengan hasilnya. Apalagi sebagian komponen yang melekat pada mobil keluaran Jepang itu. "Penggarapan menghabiskan dana hampir Rp 100 juta," tutup Ramses.

(ikh/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads