Meski PSSS adalah sebuah perkumpulan pecinta otomotif, paguyuban ini tetap peduli dengan kelangsungan hidup satwa-satwa yang ada di KBS.Β Paguyuban ini pun mendesak agar satwa diperhatikan sekali pun ada konflik internal.
Dalam unjuk rasa di depan KBS, sekitar 10 orang anggota PSSS menyerukan agar satwa koleksi tidak ada lagi yang mati. Hal ini karena satwa itu koleksi alam langka yang wajib dipelihara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Taufik menyatakan bahwa konflik internal di KBS jangan dijadikan alasan untuk tidak memperhatikan satwa. Pasalnya, sekali pun berseteru, kepentingan satwa harus diperhatikan.
"Kami meminta semua pihak memilah antara konflik dengan mengurus satwa. Kedua hal ini berbeda dan bila bertengkar silahkan bertengkar jangan jadikan satwa ini sebagai korban," tuturnya.
Pada aksi ini, peserta aksi memarkir skuter yang dikendarainya di depan patung Suro dan Boyo. Massa juga membawa seekor monyet sebagai lambang satwa.
Massa membawa poster yang antara lain bertuliskan 'Selamatkan Binatang di KBS Sekarang'. Tidak ada kepadatan lalu lintas akibat unjuk rasa ini dan penjagaan polisi tidak ketat. (stv/syu)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi