Dan PT Wahana Makmur Sejati (WMS) yang merupakan diler utama motor Honda di Jakarta dan Tangerang sepertinya menyadari hal itu.
Karena itulah, hari ini WMS pun bekerja sama dengan Polisi Sahabat Anak (Polsanak) Ditlantas Polda Metro Jaya dan memberikan penyuluhan dini ke SDN 0W Pagi Johar Baru, Jakarta Pusat.
"Dengan cerita dan permainan, anak-anak akan lebih tertarik dan mudah dipahami dan apa yang disampaikan dapat terwujud," ujar Safety Riding Promotion Head WMS, Tony Purnama di lokasi acara, Senin (19/4/2010).
Cara pembelajaran yang diterapkan kepolisian dan WMS pun terbilang menyenangkan, sebab berbagai peraturan sederhana tentang road safety diberikan dengan bernyanyi. Sehingga pengetahuan road safety pun dapat sampai dengan mudah.
"Enak banget, Bu Polwannya ga galak, kita jadi ngerti," ungkap siswa kelas 2 SDN 01, Farhan.
Dua hari kemudian, kegiatan safety riding serupa digelar di TK Tunas Muda I, Jakarta Barat, Rabu (21/4/2010).
Setelah sebelumnya SMPN 29, Jakarta Selatan yang diberi pengertian tentang safety riding dan cara berkendara yang aman pada Rabu (14/4/2010) lalu.
Di samping itu, produsen motor Honda di Indonesia, PT Astra Honda Motor (AHM)pun saat ini sedang bersiap mengadakan kompetisi safety riding tingkat SMA dan sederajat.
Untuk wilayah Jakarta kompetisi tersebut akan melibatkan 20 sekolah dan akan dibuka di SMK Pondok Karya Pembangunan Jakarta Islamic School, Ciracas, Jakarta Timur serta akan diadakan selama 3 bulan kedepan.
Sementara itu menyasar kalangan yang lebih dewasa, Garda Oto, juga melakukan sosialisasi safety driving di Universitas Pelita Harapan akhir pekan lalu.
Kali ini kampanye aman berkendara dirancang khusus untuk para mahasiswa, pengemudi muda dengan mobilitas tinggi.
Materi disampaikan dalam bentuk diskusi interaktif seputar ragam hal sederhana namun penting seputar saat sebelum dan saat berkendara.
Diskusi dibuka dengan ulasan mengenai zat-zat yang ada dalam bahan bakar termasuk mengenai karbon monoksida yang dapat meracuni manusia apabila tidur di dalam mobil diam dalam keadaan mesin mobil meyala.
Selanjutnya, Garda Oto Racing Team menyampaikan materi mengenai teknik pengereman yang baik dengan tips jaga jarak 2 detik dari mobil di depan.
Setelah membahas mengenai bahaya blind spot Area yang tidak terlihat secara langsung oleh kaca spion tengah, kanan, ataupun kiri, materi dilanjutkan dengan pembahasan teknologi kendaraan. Teknologi yang diulas antara lain ABS (Antilock Brake System), EBD (Electronic Brake Distribution), DBW (Drive by Wire), ESP (Electronic Stability Program) dan TCS (Traction Control System).
Diskusi interaktif ditutup dengan ulasan mengenai kesalahan-kesalahan umum pengendara yaitu penggunaan lampu hazard saat konvoi ataupun hujan, menggunakan ponsel selama berkendara, mengemudi saat kelelahan, dan bahaya penggunaan jalur kanan di jalan tol.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas