Dengan desainnya yang fungsional, Jupiter tidak membuat pinggang dan badan menjadi pegal bila mengendarainya dalam jarak jauh.
"Setelah melalui 4.100 km, Jupiter ini sangat teruji dan tidak membuat pegal. Mungkin ini karena desain secara keseluruhan dan suspensi yang memang benar-benar nyaman," ungkap Hardi Fadhillah di Jambi, Sabtu (12/12/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Hardi juga menjelaskan bahwa Jupiter Z terbaru ini juga memiliki performa mesin yang benar-benar berbeda dari Jupiter versi sebelumnya.
"Perbedaannya sangat terasa, akselerasi lebih cepat," ujarnya.
Power yang dikeluarkan mesin berkapasitas 113 cc yang digendong Jupiter ini pun menurut Hardi juga memiliki kekuatan yang cukup mumpuni. Jupiter Z terbaru ini sanggup bertahan dari siksaan pembetot gas tersebut yang tidak bisa melihat jalan bagus sedikit.
"Kalau memang jelek, tentu dari kemarin mesinnya sudah jebol. Sebab ketika mendapat trek yang bagus, gas akan terus dibuka di beberapa puluh km untuk mendapatkan top speednya, kalau tidak bagus tentu akan langsung jebol dijalan, buktinya sampai 4.100 km Jupiter ini masih asyik kok," bebernya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Duh! Ketua DPRD Naik Moge Nggak Pakai Helm
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil