Jangan takut, karena kalajengking yang dimaksud bukanlah binatang yang dapat menyengat, tapi serombongan motor dari komunitas pengguna motor Yamaha Scorpio dari berbagai daerah di Indonesia.
Bikers pengguna motor Yamaha Scorpio tersebut di akhir pekan ini memang mengadakan sebuah acara yang mereka beri nama Jamboree Nasional Scorpio (JNS) ke-1.
Namun meskipun ini merupakan acara perdana, jangan remehkan gaung acara tersebut. Sebab pagelaran yang yang diprakarsai oleh Yamaha Scorpio Club (YSC) bersama klub-klub motor Scorpio di Jabodetabek dan Bandung ini ternyata berhasil mengumpulkan tidak kurang dari 850 orang dari 54 klub motor Scorpio yang tersebar di seluruh Indonesia.
Tidak tanggung-tanggung, bikers dari Aceh, Bintan, Medan Jambi, Lampung, Lombok, Hingga Makassar serta ratusan bikers dari berbagai daerah di belahan pulau Jawa pun rela datang jauh-jauh hanya untuk memeriahkan acara ini.
"Karena kami mengusung konsep brotherhood dimana semua pengguna Scorpio kami anggap saudara, jadi tidak heran kalau dari berbagai daerah datang," ujar Bro M Lutfi Ubaidillah yang juga merupakan Ketua Panitia Jamboree Nasional Scorpio, Sabtu (24/10/2009).
Menurut Lutfi persaudaraan antara para pengguna motor Scorpio memang sudah terjalin sejak lama. "Sejak Scorpio pertama kali muncul di tahun 2002, kami sudah ngumpul," ungkapnya.
Tidak heran bila di komunitasnya saja Lutfi berhasil menggalang tidak kurang dari 500 member dengan sekitar 200 orang anggota aktif.
JNS ini sendiri ternyata bukanlah sekedar ajang kumpul-kumpul semata. Sebab menurut Lutfi selain dimaksudkan sebagai media silaturahmi antar para pengguna motor Scorpio di Indonesia, JNS dapat dilihat sebagai bentuk persatuan komunitas Scorpio di Indonesia.
"Di acara kali ini kami juga akan membicarakan dimana JNS akan kembali diselenggarakan, jadi ini akan menjadi acara reguler kominitas Scorpio di Indonesia," pungkasnya. (syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!